Beras Melimpah, Prabowo Perintahkan Bangun Gudang Penyimpanan

Eko Budhiarto | Rabu, 23/04/2025 17:17 WIB


Beras Melimpah, Prabowo Perintahkan Bangun Gudang Penyimpanan
  Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan gudang penyimpanan beras

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya termasuk dari BUMN, TNI, dan Polri, untuk ikut membantu mempercepat pembangunan gudang-gudang penyimpanan sementara untuk menampung produksi beras yang melimpah di beberapa daerah.

Presiden melanjutkan dirinya bakal mengalokasikan biaya khusus untuk membangun gudang-gudang penyimpanan beras.

“Tadi saya diberi laporan oleh Menteri Pertanian, bahwa produksi kita luar biasa dalam 3–4 bulan ini. Sekarang, masalahnya adalah kita perlu gudang yang cukup, karena produksinya sangat melimpah,” kata Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4/2025).

Walaupun demikian, Presiden menekankan persoalan itu tidak boleh menjadi hambatan. Seluruh pihak, Presiden menyebutkan, harus ikut turun tangan membantu mengatasi masalah tersebut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

“Saya telah minta semua unsur, BUMN, TNI, Polri untuk turun tangan. Saya akan siapkan biaya khusus untuk bangun gudang-gudang improvisasi, gudang-gudang sementara, yang tidak terlalu mahal. Gunakan lahan-lahan TNI, Polri, dan pemerintah yang ada. Pokoknya, setiap hasil petani-petani kita harus, bisa disimpan, bisa diamankan,” kata Presiden Prabowo.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyebutkan rencananya untuk menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai gudang-gudang penyimpanan hasil produksi masyarakat desa, termasuk beras. Presiden menargetkan membangun 70.000–80.000 Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah Indonesia.

“Nanti di tiap koperasi itu kami bangun gudang. Berapa pun hasil di desa itu akan aman, karena gudangnya ada,” kata Presiden.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Tidak hanya gudang, Koperasi Desa Merah Putih yang dibayangkan Presiden juga akan dilengkapi dengan kamar-kamar pendingin sehingga hasil bumi dan tangkapan warga desa dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama.

“Tiap koperasi akan kami beri truk. Minimal satu truk, kalau bisa dua truk. Semua hasil dari desa itu bisa dipasarkan, dan semua kebutuhan desa itu bisa diambil ke desa,” kata Presiden.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mendampingi Presiden Prabowo hari ini, menyatakan serapan beras sampai dengan bulan April 2025 menjadi yang tertinggi dalam waktu 10 tahun terakhir. Sementara itu, stok beras juga mencapai 3 juta ton.

“Kita pecah rekor hari ini 3 juta ton, dan ini tertinggi selama 20 tahun. Bahkan, di atas 20 tahun. Data yang kami terima, yang kami dapatkan adalah 20 tahun tertinggi selama 20 tahun, stok gudang 3 juta ton lebih,” kata Amran.

Gerakan Indonesia Menanam, yang diluncurkan di Kabupaten Banyuasin siang ini, merupakan inisiatif dari Ustaz Adi Hidayat untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
beras produksi berkimpah gudang