Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Ditargetkan Beroperasi Akhir April

Eko Budhiarto | Selasa, 15/04/2025 16:18 WIB


Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Ditargetkan Beroperasi Akhir April Armada Transjabodetabek

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI menargetkan rute Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera bisa beroperasi melayani warga di Tangerang dan Jakarta pada akhir April 2025.

"Targetnya akhir bulan April paling lambat sudah bisa meluncur," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Terminal Blok M Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).

Syafrin mengatakan target pengoperasian di bulan April ini merupakan hasil pembahasan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan Gubernur Banten Andra Soni terkait tatanan implementasi layanan masyarakat.

Dia menyatakan adanya keberadaan rute ini berdasarkan survei kebutuhan masyarakat di kawasan Tangerang yang beraktivitas di Jakarta, khususnya di kawasan Sudirman dan Thamrin.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Oleh sebab itu, layanan ini menjadi prioritas untuk kebutuhan warga di Tangerang, khususnya Alam Sutera yang beraktivitas di Jakarta dan membutuhkan layanan angkutan umum yang handal," ujarnya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Dia menjelaskan sejumlah poin yang diperhatikan dalam uji coba rute Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera yakni mulai dari estimasi waktu, tipe armada, hingga biaya.

"Itu menjadi salah satu yang kita survei hari ini. Apakah akan operasional 24 jam, 16 jam, atau terkait titik pilihan (peak of pick) saja untuk layanannya," jelasnya.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

Lebih lanjut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan estimasi waktu tempuh Transjabodetabek rute Blok M-Alam Sutera, Kota Tangerang maksimal bisa 1,5 jam perjalanan.

Survei ini juga dalam rangka pengoperasian armada yang akan dipakai apakah bertipe lantai tinggi atau high deck (jalur BRT) atau tipe lantai rendah atau lower deck (jalur non BRT) menyesuaikan dengan platform yang ada pada halte-halte yang dilewati.

Survei juga ditujukan untuk menyesuaikan jumlah halte atau titik pemberhentian yang potensial di kawasan Alam Sutera usai melakukan survei.

Mengingat masih dalam tahapan survei, pihaknya masih memperhitungkan tarif lantaran ada dua pola yang diberikan oleh Transjakarta. Pertama, adalah layanan BRT dengan tarif Rp3.500 dan tarif Royaltrans sekitar Rp20.000-35.000.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Transjabodetabek Blok M Alam Sutera