Moskow Sebut Ukraina Hujani Rusia Selatan dengan Rudal AS dan Inggris

| Senin, 23/12/2024 23:05 WIB


Moskow Sebut Ukraina Hujani Rusia Selatan dengan Rudal AS dan Inggris Bendera Rusia. (Foto file - Anadolu Agency)

MOSKOW - Ukraina meluncurkan enam rudal jarak jauh ATACM buatan AS dan empat rudal Storm Shadow buatan Inggris ke wilayah Rostov selatan Rusia, kata kementerian pertahanan Rusia pada hari Kamis.

Pasukan Rusia menjatuhkan semua ATACM dan tiga dari empat Storm Shadow, kata kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa Moskow akan menanggapi serangan tersebut.

Ukraina mulai menembakkan rudal Barat ke Rusia bulan lalu setelah mendapat izin dari Amerika Serikat dan Inggris - sesuatu yang menurut Moskow membuat negara-negara tersebut menjadi pihak langsung dalam konflik tersebut.

Sebagai tanggapan, Rusia meluncurkan rudal hipersonik baru yang disebut Oreshnik ke kota Dnipro, Ukraina, pada 21 November.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia siap menembakkan lebih banyak Oreshnik, termasuk ke "pusat pengambilan keputusan" di Kyiv, jika Ukraina terus menggunakan senjata AS dan Inggris untuk menyerang Rusia.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Putin telah menggembar-gemborkan rudal barunya sebagai senjata yang tak terkalahkan. Pada hari Kamis, ia melontarkan gagasan tentang "duel teknologi tinggi" di mana Rusia akan menembakkan Oreshnik ke Kyiv dan Ukraina akan mencoba menembak jatuh mereka dengan pertahanan antirudal yang dipasok Barat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, sebagai tanggapan, mengatakan pada konferensi pers: "Apakah menurut Anda dia orang yang waras?"

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Serangan Balasan Moskow Rusia Operasi Ukraina