Komisi XII Kecewa Kunker ke RAPP dan Wilmar Hanya Ditemui Pejabat Setingkat General Manager

Aliyudin Sofyan | Rabu, 11/12/2024 18:19 WIB


RAPP harus menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam memberikan nilai positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ketua Tim Kunker Bambang Patijaya saat Kunjungan Kerja ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Wilmar, Senin (9/12/2024). Foto: dpr

RIAU – Tim Komisi XII DPR RI mengkau kecewa saat Kunjungan Kerja ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Wilmar, Senin (9/12/2024), hanya ditemui oleh pejabat setingkat General Manager.

Ketua Tim Kunker Bambang Patijaya menilai kehadiran perwakilan dari masing-masing perusahaan tersebut kurang memadai untuk membahas isu-isu strategis secara mendalam.

“Namun, pada RAPP, kami tetap memberikan harapan agar kegiatan bisnis mereka tidak hanya fokus pada produksi tetapi juga memperhatikan pelibatan masyarakat dan pengendalian limbah sesuai dengan standar lingkungan. Kami ingin proper (program penilaian kinerja lingkungan hidup) mereka yang saat ini biru bisa ditingkatkan menjadi hijau,” kata Bambang Patijaya seperti diberitakan dpr.go.id, Rabu (11/12/2024).

Ia menegaskan bahwa RAPP harus menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam memberikan nilai positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Ia juga meminta agar pengendalian limbah dilakukan dengan lebih baik untuk memastikan dampak lingkungan yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Sementara itu, perhatian besar diberikan kepada Wilmar yang mendapatkan rapor lingkungan kategori merah dari Kementerian Lingkungan Hidup. “Rapor merah ini menunjukkan perlunya pendalaman serius terhadap aktivitas mereka, terutama terkait pemulihan lingkungan. Jangan sampai apa yang dilakukan Wilmar merugikan negara dan masyarakat, khususnya dalam konteks kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Legislator Dapil Kepulauan Bangka Belitung, mengungkapkan bahwa paparan dari Wilmar dinilai belum menyeluruh dan masih sepotong-sepotong, sehingga menimbulkan keraguan terhadap upaya yang telah mereka lakukan. Untuk itu, Komisi XII berencana melakukan kunjungan langsung ke pabrik Wilmar, terutama pabrik produksi minyak sawit mentah (CPO) yang menjadi bahan baku minyak goreng.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Komisi XII RAPP Wilmar DPR