Pemerintah Bakal Bangun Rumah Singgah Korban Kebakaran Kemayoran

Budi Wiryawan | Kamis, 12/12/2024 20:35 WIB


Fahri menjelaskan bahwa kawasan yang terbakar, dengan luas sekitar 30 hektare, berpotensi dijadikan lokasi pembangunan rumah susun Wakil Menteri Perumahan Rakyat Fahri Hamzah. Foto: dok. katakini

JAKARTA - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengungkapkan rencana jangka panjang pemerintah untuk membangun rumah susun atau Rusun, bagi korban kebakaran di Kelurahan Kebun Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Namun, prioritas saat ini adalah memindahkan para korban ke rumah singgah sementara untuk menghilangkan status pengungsian mereka.

"Yang sekarang ini, yang kita mesti selesaikan dulu adalah supaya status pengungsinya hilang, pindahlah ke rumah singgah itu," ujar Fahri setelah rapat koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (12/12).

Fahri menjelaskan bahwa kawasan yang terbakar, dengan luas sekitar 30 hektare, berpotensi dijadikan lokasi pembangunan rumah susun. Menurutnya, program ini akan memastikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi para korban kebakaran.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

"Kawasan itu bisa dikerjasamakan dengan jaminan bahwa mereka yang terdata sebagai pemilik akan menjadi bagian dari pembangunan rumah susun," tambahnya.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat

Fahri menegaskan bahwa penerima manfaat dari program ini adalah warga yang sudah terdaftar sebagai penghuni sebelumnya.

"Kami ingin memastikan bahwa yang tinggal di situ adalah mereka yang memang sudah ada di tempat itu sebelumnya, bukan orang lain yang tidak terdaftar," tegasnya.

Baca juga :
Peringatan Hari Hansip Nasional Setiap Tanggal 19 April, Ini Sejarahnya

Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa pemerintah telah membahas solusi jangka pendek untuk relokasi para korban kebakaran ke rumah singgah sementara.

"Minimal tempat tinggal sementara, tadi diusulkan posisinya rumah singgah itu bagi para korban terdampak," ungkap Pratikno.

Menurut laporan yang diterima, kebakaran tersebut menghanguskan 197 bangunan dan berdampak pada 594 kepala keluarga atau sekitar 1.520 jiwa. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi solusi permanen bagi para korban sekaligus membantu mengatasi masalah perumahan di wilayah tersebut.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Fahri Hamzah PKP Rumah Singgah Kebakaran Kemayoran