Serangan Teroris di Turki, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka

Tri Umardini | Kamis, 24/10/2024 03:05 WIB


Serangan Teroris di Turki, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka Pasukan keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan paramedis di fasilitas Industri Dirgantara Turki (TAI) di distrik Kahramankazan, Ankara. (FOTO: ANADOLU AGENCY)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Turki mengatakan sejumlah orang tewas dan terluka setelah serangan di lokasi perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan Turki TUSAS.

Ali Yerlikaya tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan terhadap Industri Dirgantara Turki, yang terletak di pinggiran ibu kota, Ankara.

“Serangan teroris dilakukan terhadap fasilitas Turkish Aerospace Industries Ankara Kahramankazan,” tulisnya dalam sebuah posting media sosial.

Rekaman dari tempat kejadian yang disiarkan oleh media lokal awalnya memperlihatkan kepulan asap tebal dan kebakaran hebat di lokasi kejadian di Kahramankazan, sebuah kota kecil sekitar 40 kilometer (25 mil) di utara Ankara.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Media telah melaporkan ledakan keras di lokasi kejadian dan memperlihatkan rekaman baku tembak di sana.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Gambar kamera keamanan dari serangan itu, yang disiarkan di televisi, menunjukkan seorang pria berpakaian preman membawa ransel dan memegang senapan serbu.

Setidaknya seorang wanita, yang juga membawa senapan serbu, termasuk di antara para penyerang, menurut gambar tersebut.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Layanan darurat dikirim ke lokasi tersebut, kantor berita milik negara Anadolu melaporkan.

TUSAS merupakan salah satu perusahaan pertahanan dan penerbangan terpenting di Turki. Perusahaan ini memproduksi KAAN, pesawat tempur nasional pertama di negara tersebut, di antara proyek-proyek lainnya.

Ledakan itu terjadi saat pameran dagang utama untuk industri pertahanan dan kedirgantaraan berlangsung di Istanbul yang dikunjungi minggu ini oleh diplomat tinggi Ukraina.

Sektor pertahanan Turki, yang dikenal luas dengan drone Bayraktar, menyumbang hampir 80 persen dari pendapatan ekspor negara itu dengan pendapatan yang diharapkan mencapai 10,2 miliar dolar pada tahun 2023. (*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
teroris Ankara Turki TUSAS