Badai Tropis Yagi Menewaskan Tujuh Orang di Filipina

Yati Maulana | Senin, 02/09/2024 23:30 WIB


Badai Tropis Yagi Menewaskan Tujuh Orang di Filipina Seorang pria mengarungi jalan yang banjir setelah hujan lebat yang dibawa oleh Badai tropis Yagi, di Baras, provinsi Rizal, Filipina, 2 September 2024. REUTERS

MANILA - Banjir dan tanah longsor menewaskan tujuh orang di Filipina pada hari Senin saat badai tropis Yagi, yang dikenal secara lokal sebagai Enteng, menumpahkan hujan lebat di ibu kota Manila dan provinsi-provinsi terdekat, kata seorang pejabat badan bencana pada hari Senin.

Di sebuah komunitas perbukitan di Antipolo di sebelah timur Manila, tiga orang tewas, termasuk dua anak sekolah dan seorang wanita hamil berusia 27 tahun, ketika tanah longsor menghantam dua rumah, menurut Relly Bernardo, kepala penanggulangan bencana kota.

"Ini adalah daerah rawan tanah longsor dan kami telah mendorong mereka untuk pergi untuk waktu yang lama dengan tawaran perumahan di lokasi lain," katanya kepada stasiun radio DWPM.

Bernardo mengatakan empat orang lainnya tewas dalam insiden terpisah akibat tenggelam di provinsi yang sama, Rizal, seraya menambahkan beberapa rumah terendam banjir.

Baca juga :
Pekan Ini, IHSG dan Kapitalisasi Pasar Melesat Kuat

Filipina biasanya mencatat rata-rata 20 badai tropis setiap tahun, banyak dari topan tersebut, dengan tanah longsor sebagai salah satu penyebab terbesar korban jiwa.

Baca juga :
Pelatih Madura United Beberkan Kunci Kemenangan atas Persebaya

Hujan deras membanjiri jalan-jalan dan rumah-rumah di beberapa bagian negara itu pada hari Senin, yang menyebabkan penangguhan pekerjaan dan kelas pemerintah. Yagi membawa angin berkecepatan hingga 85 km/jam (53 mph), dengan hembusan angin mencapai 105 km/jam (65 mph), saat terus bergerak ke arah barat laut di Luzon, pulau terbesar dan terpadat di Filipina.

"Air mengalir deras di sini dan di seberang jalan kami, air naik mendekati atap rumah," kata Gloria Nicolas, seorang warga di provinsi Rizal.
"Beberapa warga terjebak dan harus melarikan diri dengan melewati atap rumah."

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Badai Tropis Yagi Filipina