Hampir 12 Persen Sampel Rempah-rempah India yang Diuji, Tinggi Pestisida dan Gagal Penuhi Standar

Yati Maulana | Senin, 19/08/2024 18:05 WIB


Hampir 12 Persen Sampel Rempah-rempah India yang Diuji, Tinggi Pestisida dan Gagal Penuhi Standar Foto Dewa Hindu Ram diletakkan di sebelah tas berisi rempah-rempah India dan buah-buahan kering di toko pinggir jalan di kawasan tua Delhi, India, 3 Mei 2024. REUTERS

HYDERABAD - Hampir 12% sampel rempah-rempah yang diuji gagal memenuhi standar kualitas dan keamanan. Data itu diperoleh Reuters atas pengujian oleh otoritas India setelah beberapa negara mengambil langkah-langkah atas risiko kontaminasi pada dua merek populer.

Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India melakukan inspeksi, pengambilan sampel, dan pengujian campuran rempah-rempah setelah Hong Kong menghentikan penjualan beberapa campuran merek MDH dan Everest pada bulan April karena tingginya kadar pestisida.

Inggris kemudian memperketat kontrol pada semua impor rempah-rempah dari India. Sementara Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Australia mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki masalah yang terkait dengan merek tersebut.

MDH dan Everest mengatakan bahwa produk mereka aman untuk dikonsumsi. Rempah-rempah mereka termasuk yang paling populer di India - eksportir, produsen, dan konsumen rempah-rempah terbesar di dunia. Rempah-rempah tersebut dijual di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Data, yang diperoleh Reuters berdasarkan Undang-Undang Hak atas Informasi India, menunjukkan 474 dari 4.054 sampel yang diuji antara Mei dan awal Juli tidak memenuhi parameter kualitas dan keamanan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Badan keamanan tersebut mengatakan kepada Reuters dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak memiliki perincian merek rempah-rempah yang diuji tetapi mengambil tindakan yang diperlukan terhadap perusahaan yang terlibat.

"Tindakan terhadap sampel yang tidak sesuai telah diambil sebagaimana ditetapkan," katanya, mengacu pada ketentuan hukuman berdasarkan hukum India, tanpa merinci lebih lanjut.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Permintaan catatan terbuka Reuters meminta laporan tentang semua sampel yang gagal dalam pengujian, tetapi lembaga tersebut mengatakan laporan tersebut tidak tersedia.

Pasar rempah-rempah domestik India bernilai $10,44 miliar pada tahun 2022, menurut Zion Market Research. Ekspor rempah-rempah dan produk rempah-rempahnya mencapai rekor $4,46 miliar pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rempah India Tinggi Pestisida Tidak Penuhi Standar