Siapa Bakal Jadi Ketum? Golkar Tunggu Kesepakatan Tiga Kandidat Kuat Ini

Eko Budhiarto | Jum'at, 16/08/2024 17:20 WIB


Siapa Bakal Jadi Ketum? Golkar Tunggu Kesepakatan Tiga Kandidat Kuat Ini Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid menyatakan partainya masih menunggu kesepakatan toga kandidat kuat calon ketua.umum

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan pihaknya menunggu permufakatan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga elite Golkar Bahlil Lahadalia soal pencalonan ketua umum.

"Jadi, kita lihat nanti tunggu pertemuan antara Pak Agus, Pak Bahlil, Pak Bamsoet, atau mungkin ada calon lain yang ingin maju agar mereka duduk bersama, membicarakan bagaimana tentang pencalonan ke depan. Siapa tahu, dalam forum itu sudah tercapai musyawarah. Kita masih tunggu," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Dia menyebut nama-nama itu dianggap sebagai kandidat kuat sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.

"Jadi ini nanti yang dianggap, yang kemarin namanya beredar dianggap caketum kuat akan duduk sama-sama. Insya Allah, di situ ada musyawarah mufakat," tuturnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dia menegaskan Partai Golkar akan bersikap terbuka bagi siapapun yang akan maju dalam pencalonan ketua umum, termasuk terhadap Bahlil Lahadalia.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Pak Bahlil juga anggota Golkar. Jadi, ya kita tentu siapapun yang akan maju caketum untuk demokratisasi partai, ya silakan saja kan," kata dia.

Sebelumnya, Kamis (15/8), Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan akan membangun kesepakatan dengan Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga elite Golkar Bahlil Lahadalia untuk berembuk soal pencalonan ketua umum.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Jadi, kami belum bertemu lagi untuk berembuk siapa di antara kami bertiga yang akan menjadi ketua umum. Kami akan bangun kesepakatan," kata Bamsoet, sapaan karibnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Bamsoet mengatakan bahwa dirinya, Bahlil, dan Agus Gumiwang sebelumnya memang telah berencana untuk maju dalam pencalonan ketua umum Partai Golkar.

"Saya, Bahlil, Agus Gumiwang. Jauh sebelumnya kami sepakat akan maju bersama-sama. Nah, nanti kami akan bertemu lagi untuk memutuskan siapa di antara kami yang akan maju," tuturnya.

Adapun pada Selasa (13/8), Rapat Pleno DPP Partai Golkar memutuskan memilih Agus Gumiwang sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar untuk menggantikan Airlangga Hartarto yang mundur sejak Sabtu malam (10/8).

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Meutya Hafid calon Ketua Umum Partai Golkar