Selidiki Peretasan, FBI Peringatkan Tim Kampanye Harris yang Jadi Target Operasi Asing

Yati Maulana | Rabu, 14/08/2024 22:05 WIB


Selidiki Peretasan, FBI Peringatkan Tim Kampanye Harris yang Jadi Target Operasi Asing Calon presiden dari Partai Demokrat AS Kamala Harris akan naik Air Force Two di Bandara Internasional San Francisco, di San Francisco, California, AS, 11 Agustus 2024. Foto via REUTERS

WASHINGTON - Tim kampanye presiden Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan bahwa mereka diberitahu oleh FBI bulan lalu bahwa mereka "menjadi target operasi pengaruh aktor asing," kata seorang pejabat tim kampanye pada hari Selasa.

"Kami memiliki langkah-langkah keamanan siber yang kuat, dan tidak mengetahui adanya pelanggaran keamanan sistem kami yang diakibatkan oleh upaya tersebut," kata pejabat tersebut. Dia menambahkan bahwa tim kampanye tetap berkomunikasi dengan pihak berwenang.

FBI tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Biro tersebut mengatakan pada hari Senin bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan setelah tim kampanye presiden saingannya dari Partai Republik Donald Trump mengatakan bahwa akun mereka telah diretas.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Tim kampanye Trump menyalahkan Iran dan merujuk pada laporan hari Jumat dari peneliti Microsoft (MSFT.O), membuka tab baru yang mengindikasikan bahwa peretas yang terkait dengan pemerintah Iran mencoba membobol akun seorang "pejabat tinggi" dalam tim kampanye presiden AS pada bulan Juni.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Pemerintah Iran telah membantah telah meretas tim kampanye Trump.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Tuduh Iran Peretasan Diselidiki FBI