China dan Thailand Menandatangani Perjanjian Luar Angkasa dan Pos Terdepan Bulan

Yati Maulana | Senin, 08/04/2024 03:03 WIB


China dan Thailand Menandatangani Perjanjian Luar Angkasa dan Pos Terdepan Bulan Seorang pria mengambil foto saat bulan terbit di pinggiran kota Shanghai 15 April 2014. REUTERS

SINGAPURA - Tiongkok dan Thailand menandatangani perjanjian awal pada hari Jumat untuk bekerja sama dalam penggunaan ruang angkasa dan stasiun penelitian bulan internasional secara damai, kata badan antariksa Tiongkok.

Negara-negara tersebut bertujuan untuk membentuk kelompok kerja bersama dalam eksplorasi dan aplikasi luar angkasa, yang mencakup pertukaran data dan pelatihan personel, sesuai dengan nota kesepahaman.

Mereka juga sepakat untuk bekerja sama dalam rencana penilaian, rekayasa, dan pengelolaan stasiun penelitian bulan, kata Badan Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA) dalam sebuah pernyataan.

Pada tahun 2023, Tiongkok memilih pemantau cuaca luar angkasa yang dikembangkan oleh Thailand untuk misi penyelidikan bulan Chang`e-7, tambah badan tersebut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Akan diluncurkan sekitar tahun 2026, misi Chang`e-7 akan mengeksplorasi sumber daya di kutub selatan bulan, guna mempertahankan tempat tinggal manusia dalam jangka panjang. Tiongkok berencana mendaratkan astronot di bulan pada tahun 2030.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
China Thailand Perjanjian Luar Angkasa Bulan