Komisi VI DPR RI Soroti Bandara Kertajati

Aliyudin Sofyan | Selasa, 20/02/2024 17:18 WIB


Sangat strategis apabila dimaksudkan dari sejak awal bisa menggiring para pengguna Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Herman Khaeron. Foto: dpr

MAJALENGKA - Komisi VI DPR RI menyoroti rendahnya pengguna jasa Bandara Kertajati. Padahal bandara ini sudah memiliki fasilitas yang sangat baik, bahkan bisa didarati oleh banyak pesawat besar termasuk Antonov.

"Hal ini menjadi pembahasan penting tadi dengan Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Air Nav, dan Pimpinan Bandara Kertajati. Esensinya adalah ini akan diapakan ke depannya dengan keterbatasan-keterbatasan kunjungan penumpang yang rata-rata perhari 1500 orang, meski sudah dibuka rute-rute yang potensial, untuk ke Kalimantan Timur,  Balikpapan, Bali dan bahkan dalam seminggu ada dua kali angkutan Umroh yang melalui Kuala Lumpur," ungkap Anggota Komisi V DPR RI Herman Khaeron, seperti dilansir dpr.go.id, Selasa (20/2/2024).

Menurutnya, hal ini menjadi sangat strategis apabila dimaksudkan dari sejak awal penutupan Bandara Husein Sastranegara adalah untuk bisa menggiring para pengguna Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

"Saya kira harus dicarikan cara apakah hal itu dikarenakan kurang sosialisasi, aksesibilitas, maupun terhadap pengetahuan masyarakat terkait dengan penggunaan bandara. Bahkan ke depan saya usulkan bagaimana antar instansi berkolaborasi ataupun berkoordinasi untuk melahirkan kebijakan bahwa seluruh penerbangan umroh dan haji itu dipindahkan ke Kertajati," imbuhnya.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan
Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Komisi V Bandara Kertajati DPR