• News

Terlalu Kuat, Pakar Politik Nilai Potensi Penjegalan Prabowo-Gibran Mungkin Terjadi

| Minggu, 26/11/2023 19:17 WIB

Terlalu Kuat, Pakar Politik Nilai Potensi Penjegalan Prabowo-Gibran Mungkin Terjadi Pasangan Capes-Cawapres Prabowo-Gibran. Foto: rri

JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menanggapi adanya dugaan penjegalan terhadap pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Jerry menilai Prabowo-Gibran merupakan pasangan yang sangat kuat, sehingga sangat wajar jika banyak pihak yang ingin menjatuhkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Jerry mengatakan banyak pihak yang berpotensi menjegal Prabowo-Gibran dari kemenangan. Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berpotensi bergabung untuk menjatuhkan Prabowo-Gibran.

"Saya pikir ini bukan hanya sekadar isu jegal menjegal memang sejauh ini kekuatan Prabowo-Gibran sudah diukur oleh pasangan atau lawan mereka Ganjar -Mahfud serta Anies-Muhaimin," kata Jerry saat dihubungi, Minggu (26/11).

Jerry mengatakan, kekuatan Prabowo-Gibran terekam dalam beberapa hasil survei terbaru. Itu menunjukan betapa digdayanya seorang Prabowo dan Gibran di Pilpres 2024 mendatang.

Bahkan, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Hendropiyono telah mengatakan bahwa pasangan yang berpotensi memenangkan Pilpres 2024 adalah sosok Prabowo-Gibran. Jelas, hal itu membuat Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin menjadikan Prabowo-Gibran sebagai musuh bersama.

"Jadi buat saya ada indikasi mencekal dan menjegal itu itu bisa terjadi apalagi mantan kepala BIN Jenderal Hendropriyono mengatakan bahwa memang Prabowo dan Gibran ini adalah capres yang berpotensi menang dalam pilpres tahun depan ya," ucap Jerry.

Sehingga, menurut Jerry bisa saja terjadi kongkalikong antara kubu Ganjar-Mahfud dengan kubu Anies-Muhaimin untuk menjatuhkan dan menggagalkan kemenangan Prabowo-Gibran.

Isu adanya penjegalan beredar saat Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Ammarsjah Purba dengan Co-Captain Timnas AMIN Jumhur Hidayat melakukan pertemuan diam-diam untuk menyusun koalisi di putaran kedua ketika menghadapi pasangan capres-cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut.

"Jadi bisa saja ada kongkalikong untuk apa namanya menaklukkan Prabowo yang sampai saat ini persentasenya cukup bagus, ada yang di atas 40 persen ada juga yang mencapai hampir 40 persen," papar Jerry.