• Musik

Iggy Azalea Dilarang Lanjutkan Konser di Arab Saudi Usai Insiden Celana Robek

Tri Umardini | Minggu, 27/08/2023 20:05 WIB
Iggy Azalea Dilarang Lanjutkan Konser di Arab Saudi Usai Insiden Celana Robek Iggy Azalea Dilarang Lanjutkan Konser di Arab Saudi Usai Insiden Celana Robek. (FOTO: HO VIA FOXNEWS)

JAKARTA - Iggy Azalea terpaksa menghentikan konsernya di Arab Saudi setelah insiden celana robek di atas panggung.

Iggy Azalea mengalami wardrobe malfunction (kerusakan busana) saat tampil Jumat malam (25/8/2023).

Arab Saudi… Wassssss…. mungkin tempat terburuk yang mungkin membuat celana saya terbelah & sayangnya saya tidak diizinkan untuk mengakhiri pertunjukan. 🀷‍♀️πŸ₯²,” rapper “Problem” (33) itu memberi caption pada slideshow di Instagram pada hari Sabtu yang menampilkan klip dari pertunjukan tersebut, termasuk momen celananya robek.

“TAPI hikmahnya,” tambahnya.

“Para promotor sangat baik kepada saya dan penggemar yang datang adalah orang-orang yang paling mendukung.”

Iggy Azalea kemudian mengatakan dalam pesannya kepada para penggemarnya, “Aku cinta kalian, ini bukanlah hal yang kuinginkan untuk acara ini, tapi ini adalah kenangan yang akan kumiliki selamanya & pada akhirnya menunjukkan kepadaku betapa baik, penuh kasih, dan suportifnya orang-orang saat kamu berada mengalami momen yang memalukan 😭🫢”

Rapper Australia ini juga membahas insiden tersebut di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, dengan menyatakan bahwa dia dan timnya “semua ingin melanjutkan tetapi tidak diizinkan oleh pihak berwenang karena celana saya robek.”

Iggy Azalea kemudian memberikan wawasan lebih lanjut tentang apa yang mungkin menyebabkan pembatalan tersebut, dengan menyebutkan dalam tweet terpisah bahwa dia pernah berteriak kepada penonton, “`Wanita membuat keributan, ini adalah dunia wanita!`”

“Dan rupanya hal ini membuat pihak berwenang kewalahan. Lol” tambah rapper “Black Widow” itu.

“Saya baik-baik saja, saya hanya tidak ingin para penggemar sedih atau marah pada penyelenggara acara karena itu bukan kendali mereka atau pun saya.”

Tidak jelas apakah Iggy Azalea berencana menjadwal ulang acaranya.

Sejauh ini belum ada komentar resmi dari perwakilan Iggy Azalea.

Namun, sebuah sumber yang dekat dengan situasi tersebut mengonfirmasi bahwa Iggy Azalea “menyelesaikan sebagian besar setnya” di festival Gamers8 sebelum masalah tersebut terjadi dan bahwa pemerintah serta polisi bertanggung jawab atas penutupan tersebut.

Iggy Azalea berharap bisa berkunjung lagi dan hal ini tidak menghalanginya untuk datang kembali,” tambah orang dalam tersebut.

Menurut situs imigrasi Arab Saudi, aturan berpakaian bagi perempuan di negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut telah berubah dalam beberapa tahun terakhir, namun pengunjung perempuan tetap harus “menutup pakaian sebanyak mungkin agar tidak menarik perhatian yang tidak diinginkan.”

“Kunci untuk mengikuti aturan berpakaian Saudi adalah kesopanan,” situs tersebut juga menyatakan. “Kamu akan baik-baik saja selama kamu berpakaian sopan.”

Para penggemar di media sosial terbagi atas cobaan tersebut, beberapa di antaranya berterima kasih kepada rapper “Fancy” tersebut karena akan tampil di negara asal mereka, sementara yang lain menyalahkan sang musisi karena setuju untuk tampil di sana.

“Hei, Iggy Azalea! Sebagai Penggemar di Arab Saudi, kami hanya ingin mengatakan betapa kami sangat menyukai dan menikmati konser Anda! ” tweetπŸ’ƒ seseorang.

“Energi kalian luar biasa dan meski kejadian malang itu terjadi, tidak menyurutkan semangat kami. Penampilan Anda luar biasa, dan kami menantikan tur Anda berikutnya di Riyadh! πŸŽΆπŸ™Œ”

Yang kedua berpendapat di Instagram, “Ya ampun Arab Saudi. Anda beruntung polisi agama tidak menangkap Anda. πŸ˜‘”

Sementara itu, yang lain menulis di X , “Ini salahmu karena kamu tahu betul di mana kamu tampil, harap hormati budaya dan hukum negara lain.”

Kejadian yang dialami Iggy Azalea ini mengingatkan kita pada kejadian yang baru saja terjadi pada konser The 1975 di Malaysia.

Band pop rock asal Inggris itu dilarang tampil di negara Asia setelah pentolan mereka, Matty Healy, mencium rekan satu band prianya di atas panggung.

Menurut hukum Malaysia, aktivitas sesama jenis adalah ilegal dan dapat diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dengan hukuman cambuk.

Matty Healy (34), tidak menyesali perbuatannya dan malah mengejek larangan pemerintah kemudian bercanda melalui Instagram-nya, “Oke, kenapa kamu tidak mencoba dan tidak bermesraan dengan Ross selama 20 tahun. Kelihatannya tidak semudah itu.” (*)