Ilustrasi
JAKARTA - Layanan perintis memiliki arti penting bagi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mengembangkan pariwisata Tanah Air. Total penumpang yang dilayani kapal perintis periode semester I-2023 mencapai 626.784 orang.
Fungsi strategis layanan perintis sangat mendukung tiga peran besar ASDP dalam pengembangan pariwisata dan konektivitas masyarakat. Yang perlu pula digarisbawah layanan perintis turut mendukung konektivitas dan pariwisata di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin, di Jakarta, Senin (17/7/2023), ASDP memiliki tiga peran besar dalam pengembangan layanan penyeberangan. Yakni:
1. Peran sebagai pioneer.
Lewat peran ini, ASDP menjadi perintis dalam pengembangan wilayah baru dengan membuka lintasan yang mendukung pergerakan masyarakat dan lalu lintas barang.
2. Peran sebagai enabler atau penyedia layanan reguler untuk aktivitas sehari-hari.
3. Peran sebagai active player
Lewat peran ini, ASDP berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata dengan menyediakan konektivitas dan amenities.
"ASDP sebagai BUMN tentunya berperan penting sebagai agent of development dengan tugas melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan pelosok Indonesia sehingga mobilitas baik orang maupun barang makin meningkat dan pada akhirnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan daerah pun meningkat," kata Shelvy.
Hingga semester I-2023, lanjut Shelvy,
total armada ASDP yang beroperasi sebanyak 226 unit kapal. Armada ini melayani 307 lintasan, dengan rincian segmen komersial sebanyak 140 unit kapal, yang terdiri atas 87 unit kapal ASDP dan 53 unit kapal anak usaha.
Dalam hal ini, Shelvy menambahkan, Jembatan Nusantara (61,95 persen) yang melayani 100 lintasan di mana 92 lintasan oleh ASDP dan delapan lintasan oleh Jembatan Nusantara (32,57 persen) dan segmen perintis sebanyak 86 unit kapal (38,05 persen) yang melayani 207 lintasan (67,43 persen).
Merujuk data semester I-2023, dengan porsi 67 persen tersebut, lintasan perintis menyumbang 17 persen pendapatan atau sebesar Rp279 miliar. Sedangkan lintasan komersial dengan porsi 33 persen, memberikan kontribusi pendapatan sebesar 83 persen atau senilai Rp1,3 triliun.
"Total penumpang yang dilayani kapal perintis periode semester I-2023 mencapai 626.784 orang," kata Shelvy.
Sejak 2018, tren layanan lintasan perintis terus meningkat, dengan pertumbuhan 8,8 persen per tahun.
Menurut Shelvy, ASDP hadir sebagai penyedia jasa transportasi menuju sejumlah destinasi wisata di jalur perintis seperti Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang dikenal dengan slogan "Surga Nyata Bawah Laut di Pusat Segitiga Karang Dunia".
Keindahan wisata bawah laut tersebut dapat dicapai dengan KMP Sultan Murhum II yang melayani rute Kamaru-Kaledupa-Tomia-Binongko.
Tak hanya itu, layanan perintis ASDP juga hadir di wilayah Sorong-Papua,
dengan rute rute Sorong-Waigeo, Sorong-Babo, Sorong-Kokas. Rute ini dilayani oleh KMP Lema.Selain KMP Lema, ASDP juga mengoperasikan KMP Terubuk I, Sorong-Arefi, Arefi-PAM, Sorong-Linmalas untuk menuju Raja Ampat. Semua pihak sepakat bahwa Raja Ampat yang dijulukiThe Last of Paradise merupakan destinasi wisata kelas dunia.
Masih di wilayah timur Indonesia, ASDP juga mengoperasikan kapal perintis KMP Kokonao, yang melayani rute Pomako-Atsy-Eci-Sawaema, Papua. Melalui layanan ini, ASDP turut mengembangkan sejumlah destinasi wisata, di antaranya Ekowisata Hutan Mangrove Pomako dan budaya Asmat.
"Destinasi wisata yang disinggahi kapal perintis ASDP semakin berkembang sehingga meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakatnya," tutur Shelvy.