• News

Penembakan Massal di Philadelphia, 5 Tewas dan 2 Anak Terluka Parah

Tri Umardini | Selasa, 04/07/2023 23:05 WIB
Penembakan Massal di Philadelphia, 5 Tewas dan 2 Anak Terluka Parah Penembakan Massal di Philadelphia, 5 Tewas dan 2 Anak Terluka Parah. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Lima orang diyakini tewas dan dua anak terluka parah setelah penembakan massal di Philadelphia.

Menurut pihak berwenang, seorang pria bersenjata yang mengenakan rompi antipeluru melepaskan tembakan di Southwest Philadelphia pada Senin (3/7/2023) malam, lapor NBC News.

Polisi awalnya mengatakan empat orang tewas, tetapi Selasa pagi (4/7/2023) mengumumkan penemuan mayat kelima di lingkungan Kingsessing yang sama yang mereka yakini juga menjadi korban, tambah CNN.

Berbicara pada konferensi pers hari Senin, Komisaris Polisi Philadelphia Danielle M. Outlaw mengatakan anak-anak yang terluka - digambarkan sebagai anak laki-laki berusia 2 dan 13 tahun - "dalam kondisi stabil."

Outlaw menambahkan bahwa polisi menanggapi insiden tersebut pada pukul 20:29 waktu setempat dan mengejar pria bersenjata itu dengan berjalan kaki saat dia masih aktif menembak dan "menangkapnya di sebuah gang".

"Dia ditahan tanpa insiden," lanjut Outlaw, yang mengatakan tersangka diyakini pria berusia 40 tahun yang membawa senapan semi-otomatis, pistol, pemindai polisi, dan beberapa magasin amunisi.

Pihak berwenang mengatakan bahwa orang lain juga telah ditahan tetapi polisi saat ini tidak mengetahui sifat hubungan mereka dengan penembak. Outlaw mengatakan mereka "mungkin telah mengambil senjata seseorang dan membalas tembakan" dan mereka melakukannya "ke arah penembak."

Tiga dari korban - yang semuanya laki-laki - berusia 20, 22, dan 59 tahun. Sementara pihak berwenang tidak yakin dengan usia keempatnya, kata kepala polisi kota Inspektur Scott Small, menurut CNN.

Korban kelima yang kemudian ditemukan tewas berusia 31 tahun, tambahnya.

Polisi percaya bahwa semua yang ditembak berada di jalan atau di dalam kendaraan dan mereka saat ini sedang mencari motif karena tidak ada hubungan yang jelas antara pria bersenjata itu dan para korban, lapor NBC News.

"Yang kami tahu adalah bahwa orang ini memutuskan untuk meninggalkan rumah mereka dan mengincar individu," kata Outlaw.

“Kami menyisir area untuk mendapatkan sebanyak yang kami bisa, untuk mengidentifikasi saksi untuk mengidentifikasi di mana kamera berada dan melakukan segala yang kami bisa untuk mencari tahu mengapa di balik ini terjadi,” tambah Outlaw yang juga memuji keberanian rekan-rekannya.

“Syukurlah petugas kami ada di sini,” lanjutnya. “Mereka merespons secepat yang mereka lakukan, mereka menunjukkan, saya bahkan tidak bisa menggambarkan tingkat keberanian dan keberanian yang ditunjukkan, selain pengekangan yang juga ditunjukkan di sini. Sayangnya kami memiliki enam korban di sini, tetapi bisa saja lebih banyak jika bukan karena petugas.” (*)