• Bisnis

Gandeng Ritel Modern, Pemerintah Sebar Daging Kerbau Sesuai HET

Eko Budhiarto | Jum'at, 14/04/2023 14:26 WIB
Gandeng Ritel Modern, Pemerintah Sebar Daging Kerbau Sesuai HET Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi (kanan) bersama Dirut Perum Bulog Budi Waseso

JAKARTA - Pemerintah, melalui Perum Bulog tengah mendistribusikan daging kerbau beku dengan bandrol sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp80.000 per kilogram. Terkait hal ini, Bulog telah bekerja sama dengan ritel modern, yakni Alfamidi.

Menurut Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi, kerja sama Bulog dengan ritel modern merupakan salah satu tindak lanjut dari arahan Presiden agar harga daging sesuai dengan HET yang ditetapkan.

"Di sini kita saksikan bersama bahwa stok daging beku sudah tersedia di Alfamidi dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi sesuai harapan pemerintah yaitu Rp80.000 per kilogram," kata Arief saat bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meninjau penjualan daging beku di Alfamidi Super Bangka Raya di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Arief menuturkan, selama ini pemerintah telah melalukan pengadaan daging kerbau beku, namun harganya masih di atas HET lantaran biaya distribusi. Oleh karena itu, mulai saat ini Bulog langsung mendistribusikan ke ritel modern sehingga dapat memangkas rantai pasok dan harga distribusi.

“Di supermarket ini bisa menjadi patokan karena ada price card di situ dituliskan Rp80.000. Mengenai kualitas Pak Budi Waseso sempat komplain sama vendor kenapa banyak lemaknya dan hari ini kita lihat sudah beda. Satu kilogram ini dianggap ideal karena tidak perlu potong-potong lagi seperti daging yang besar dan kenapa hari ini ada di Alfamidi, tinggal kita percepat,” jelas Arief.

Sementara itu, Budi Waseso menegaskan, pihaknya menjaga sekaligus menjamin tidak ada gejolak harga daging selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1444 H.

“Untuk tahap awal Bulog menggelar operasi pasar berupa komoditas daging kerbau beku seharga Rp80.000 per kg melalui 88 cabang Alfamidi yang tersebar di Jabodetabek. Dengan demikian masyarakat bisa memiliki pilihan untuk membeli daging tanpa kesulitan,” kata Budi.

Layaknya operasi pasar atau program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lainnya, lanjut Budi, Bulog akan terus memasok daging kerbau beku dengan merek DagingKita tersebut sepanjang tahun.

Sebagai upaya stabilisasi, Bulog membatasi pembelian sebanyak dua kilogram per orang selama masa Ramadhan dan Lebaran. Namun setelah Lebaran, masyarakat bebas membeli sesuai jumlah yang dibutuhkan.