Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melakukan operasi ketupat untuk mengamankan arus mudik selama Idul Fitri.
Operasi tersebut akan dilaksanakan sepanjang masa arus mudik hingga arus balik pada tanggal 18 April sampai 1 Mei 2023.
“Terkait tugas Polri saat arus mudik nanti, dan yg akan kita siapkan menjelang libur idul fitri nanti maka kita Kepolisian akan melaksanaka operasi ketupat yg akan kita laksanakan secara terpusat dari mulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei,” ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menjalani Rapat Koordinasi bersama beberapa kementerian di Mabes Polri, Kamis (6/4).
Untuk memuluskan jalannya operasi ketupat, Kapolri mengintruksikan untuk melakukan pra-kondisi yakni satu minggu sebelum tanggal 18 April dan satu minggu setelah tanggal 1 Mei 2023.
“Sehingga kami melakukan operasi selama kurun waktu total hampir satu bulan,” paparnya.
Adanya operasi ketupat ini, dilakukan untuk pengamanan melihat data terakhir dari Kemenhub bahwa adanya peningkatan arus mudik yang akan keluar dari Jakarta ke daerah-daerah luar.
“Ini semua kita lakukan untuk mempersiapkan dan mengantisipasi terkait dengan data yg diberikan oleh kemenhub bahwa ada peningkatan arus mudik dan arus balik sehingga arahan dari presiden bahaa pengamanan pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini bisa menjadi lebih baik,” tambahnya.
Dengan adanya operasi tersebut, Sigit berharap angka kecelakaan lalu lintas saat mudik nanti semakin rendah sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dam nyaman.
“Jadi harapannya angka laka lantas bisa kita turunkan dan masyarakat tetap bisa mudik dengan aman,” imbuhnya.
Lanjut Sigit, masyarkat yang nantinya mengalami kendala saat akan mudik Polri telah mempersiapkan command center yang nantinya akan tersebar di beberapa titik daerah.
Command center tersebut digunakan untuk menerima laporan apapun terkait kendala masyarakat dalam perjalanan mudik dan nantinya akan diteruskan ke Kementerian terkait.
“Jadi masyarakat bisa melaporkan ke sana dan nantinya akan kita teruskan ke kementerian terkait untuk menyelesaikan apa saja keluhan dari masyarakat,” tandasnya.
Dengan adanya Command Center tersebur, Sigit berharao dapat memperlancar proses arus mudik nanti.
“Harapan kita, komunikasi publik yang baik antara petugas dan masyarakat ini sudah bisa membantu memperlancar proses perpulangan nanti,”, pungkasnya.