Potret Mobil yang hangus karena kebakaran PT Pertamina. Foto: Ariyan Rastya
Pil – Kepolisian Republik Indonesia memeriksa 14 orang untuk mengetahui penyebab kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara. Dari ke-14 orang tersebut, sembilan diantaranya merupakan pegawai dari PT Pertamina itu sendiri.
“14 orang ini terdiri dari operator sekuriti, Supervisor (SPV), teknisi dari Pertamina dan dari masyarakat. Jumlahnya sebanyak 14 orang yang telah dimintai keterangan,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (6/3).
Ramadhan menyebut hasil dari penyelidikan awal ini belum menjurus kepada penyebab terjadinya kebakaran. Ia menyebut pihaknya akan berhati-hati dalam menyimpulkan penyebabnya.
“Kalau ditanya itu, terlalu dini kita (untuk menyimpulkan). Prinsip yang kita gunakan adalah ketelitian dan kehati-hatian,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyatakan pihaknya telah mengerahkan setidaknya tim Labfor dan Inafis Polri demi mendapatkan data penyebab kebakaran.
“Untuk itu kita harus menggunakan Scientific Crime Investigation (SCI). Kita turunkan Bareskrim itu selain penyidiknya, kita juga menurunkan Puslabfor dan Pusinafis Polri,” pungkasnya.
Diketahui, kebakaran yang menewaskan belasan orang tersebut hingga kini masih dalam proses penanganan dari pihak Pemadam Kebakaran dan pihak berwenang.
Beberapa warga juga masih banyak yang mengungsi di beberapa posko yang tersebar di Sepanjang Jalan Plumpang Jakarta Utara. Terhitung hingga kini jumlah korban yang ditemukan semakin menambah total 19 orang korban jiwa.