• Bisnis

Efek Sanksi Negara Barat, Perekonomian Belarusia Menurun Tahun Ini

Yati Maulana | Senin, 26/12/2022 06:06 WIB
Efek Sanksi Negara Barat, Perekonomian Belarusia Menurun Tahun Ini Perdana Menteri Belarusia Roman Golovchenko di Moskow, Rusia 14 Maret 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Perekonomian Belarus diperkirakan menyusut sebesar empat persen pada tahun 2022 setelah negara-negara barat memberlakukan tindakan hukuman. Meski demikian, Perdana Menteri Roman Golovchenko, seperti dikutip Interfax mengatakan penurunan itu jauh lebih sedikit dari perkiraan beberapa orang.

Uni Eropa, Amerika Serikat, dan lainnya telah memberlakukan sanksi senilai miliaran dolar terhadap negara bekas Soviet itu atas dukungannya untuk perang Rusia melawan Ukraina.

"Anda tahu prakiraan yang diberikan kepada kami - dari kehancuran total (ekonomi) hingga penurunan 20%," Interfax mengutip Golovchenko seperti yang dikatakan televisi nasional. "Saya pikir mereka yang menyusun operasi ini mengandalkan perhitungan ini," katanya.

Golovchenko juga mengatakan tingkat inflasi keseluruhan pada tahun 2022 akan menjadi 12%, Interfax melaporkan. Inflasi tahun ke tahun pada 1 Desember adalah 13,3%, turun dari 15,2% bulan sebelumnya.

Mei lalu, sanksi yang dikenakan pada Belarusia telah memblokir ekspor tahunannya ke Barat senilai $16-$18 miliar, kata kantor berita Belta mengutip Golovchenko. Belarusia dan Rusia terkena sanksi setelah Moskow mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari dari wilayah Rusia dan Belarusia dalam apa yang disebutnya "operasi militer khusus".

Ukraina dan Barat mengatakan tuduhan fasis tidak berdasar dan bahwa perang adalah tindakan agresi yang tidak beralasan.

"Karena sanksi, hampir semua ekspor Belarusia ke negara-negara Uni Eropa dan Amerika Utara telah diblokir," kata Golovchenko, menurut transkrip wawancara dengan televisi Al Arabiya yang berbasis di Dubai. "Ini mencapai sekitar $16 miliar hingga $18 miliar per tahun."

Belarusia juga mendapat sanksi berat tahun lalu menyusul intersepsi pesawat Ryanair yang terbang antara Athena dan Vilnius dan penangkapan seorang jurnalis pembangkang dan pacarnya setelah pesawat mendarat.