• Info MPR

HNW Dukung Muhammadiyah Dulu, Sekarang, Maupun yang Akan Datang

akhyar | Sabtu, 15/10/2022 22:45 WIB

HNW Dukung Muhammadiyah Dulu, Sekarang, Maupun yang Akan Datang Hidayat Nur Wahid dalam kegiatan Hari Bermuhammadiyah III Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang berlangsung di Masjid K.H. M. Yunus Anis, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (15/10/2022).(foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, MA, mendukung kegiatan Hari Bermuhammadiyah (HBM) III Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dengan semangat besar untuk meningkatkan dan menguatkan sisi dan peran kultural Muhammadiyah.

Sisi kultural Muhammadiyah yang sudah menjadi bagian dari tradisi Muhammadiyah terkait dengan masalah pendidikan, dakwah dan sosial sebagaimana telah diajarkan dan ditradisikan oleh pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan.

“Pendidikan, beragama dan berkegiatan sosial yang menghadirkan solusi dan membawa pada kemajuan. K.H. Ahmad Dahlan mengubah dari sekadar mengaji menjadi mengaji yang menghasilkan beragam gerakan yang membawa manfaat, solusi, penguatan kolaborasi sosial, perubahan, dan kemajuan,” kata Hidayat Nur Wahid dalam kegiatan Hari Bermuhammadiyah III Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang berlangsung di Gedung Cendekia Lantai 4, Masjid K.H. M. Yunus Anis, Kampus UMJ, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (15/10/2022).

Hari Bermuhammadiyah (HBM) III UMJ menyongsong Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dengan tema “Memperkuat dan Memperluas Jamaah Muhammadiyah Melalui Penguatan Dakwah Kultural” .

HNW, panggilan akrab Hidayat Nur Wahid menyebutkan Bermuhammadiyah artinya menegaskan komitmen keumatan dan kebangsaan sebagaimana yang telah ditradisikan di kalangan Muhammadiyah, yaitu dengan menguatkan dakwah kultural, melanjutkan apa yang dahulu telah dilakukan K.H. Ahmad Dahlan.

“Dengan demikian beragama tidak hanya menghadirkan kesalehan pribadi tetapi juga kesalehan sosial, beragama tidak hanya menuntut, tapi menjadi solusi. Beragama menghadirkan maksimalisasi potensi yang ada dan sekaligus menghadirkan ukhuwah dan kolaborasi dengan para warga dari beragam latar sosial, agama, profesi dan kultur yang bisa berbeda,” kata HNW, sapaan Hidayat Nur Wahid.

“Semangat menghadirkan Islam yg rahmatan lil alamin perlu selalu dikembangluaskan sehingga ketika menyongsong tahun-tahun depan yang penuh dengan tantangan, warga Muhammadiyah sudah mempunyai pegangan yang kokoh dan kuat, untuk memajukan umat dan bangsa, melalui jaringan dan potensi besar yang dimiliki agar selalu bisa menghadirkan kemashlahatan, kemanfaatan, dan kemajuan bagi umat, bangsa, negara dan kemanusiaan seluas-luasnya," sambung HNW yang juga staf pengajar di program Doktor Pascasarjana UMJ ini.

Ketika sekarang ada semacam polarisasi di masyarakat, menurut HNW, Muhammadiyah memiliki peran penting untuk menguatkan peran kulturalnya agar dapat mengokohkan ukhuwah Islamiyah, wathoniyah dan basyariyah, agar polarisasi dan pembelahan di antara warga bangsa dapat dikoreksi. “Muhammadiyah dengan potensi kulturalnya sangat bisa berperan menghadirkan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkemajuan. Dan itu memerlukan maksimalisasi peran dari Muhammadiyah,” tuturnya.

Karena itu HNW mendukung apa yang dilakukan Muhammadiyah, baik dulu, sekarang, maupun yang akan datang. “Sebab, ini adalah satu pembuktikan bahwa dari dulu umat Islam memang berjasa, termasuk dari Muhammadiyah, mempunyai peran yang luar biasa bagi bangsa dan negara ini,” pungkasnya.