• Musik

Derita Long Covid-19, Dave Navarro Absen Tur Bareng Jane`s Addiction dan Smashing Pumpkins

Trinilo Umardini | Senin, 03/10/2022 12:30 WIB
Derita Long Covid-19, Dave Navarro Absen Tur Bareng Jane`s Addiction dan Smashing Pumpkins Derita Long Covid-19, Dave Navarro Absen Tur Bareng Jane`s Addiction dan Smashing Pumpkins (FOTO: BILLBOARD)

JAKARTA - Dave Navarro, gitaris Jane`s Addiction mengumumkan tak bisa bergabung dalam tur Jane`s Addiction dan Smashing Pumpkin "Spirits On Fire" karena gejala Long Covid-19 yang masih ada.

"Kepada semua penggemar Jane`s Addiction yang menghadiri tur Jane`s Addiction/Smashing Pumpkins `Spirits On Fire`, saya minta maaf untuk mengatakan bahwa saya tidak akan hadir karena pertempuran lanjutan saya dengan Long Covid-19 yang telah saya derita sejak terakhir kali, Desember," tulisnya dalam sebuah pernyataan di Twitter, Jumat (30/9/2022).

"Saya berharap untuk pemulihan penuh pada bulan Oktober, tetapi saya masih sangat lelah dan tidak akan dapat bergabung dengan leg ini. Secara pribadi, saya patah hati karena pemain bass asli kami telah kembali, Eric Avery. Kami ingin membawakan Anda formasi asli, tapi itu harus menunggu sampai saya pulih. Saat band ini sedang tur, saya akan mengerjakan beberapa materi Jane yang baru di studio di sini di LA," lanjutnya.

Sementara Dave Navarro (55), tidak akan dapat tampil di atas panggung untuk tur tersebut, ia mengumumkan gitaris pengganti dirinya, "Troy Van Leeuwen yang hebat akan menggantikan saya."

"Dia telah berada di band-band seperti Queens of the Stone Age, Failure, A Perfect Circle, Eagles of Death Metal & The Damned, hanya untuk beberapa nama," lanjutnya.

Memperhatikan bahwa "dia adalah pria yang hebat," Dave Navarro menambahkan, "Saya merasa terhormat dia membantu mewujudkan tur ini. Meskipun saya sedih tidak melakukan tur ini, saya fokus untuk membuat pemulihan penuh dan bergabung kembali dengan mereka. Saat saya mampu."

"Saya benar-benar berharap band ini sukses dalam tur, dan saya yakin mereka akan membawa segalanya untuk menjadikannya pertunjukan yang luar biasa! Ayo dapatkan mereka semua!" dia menyimpulkan.

"Mungkin suatu malam saya bisa pergi ke pertunjukan dan menonton band saya sendiri untuk pertama kalinya. Terima kasih atas pengertiannya."

Pada Mei lalu, musisi tersebut merinci pengalamannya dengan Covid-19. Bahkan setelah dites negatif (dalam posting Instagram yang telah dihapus), ia masih merasakan gejala itu.

Dave Navarro pertama kali terkena virus pada Desember 2021.

"Jadi ya, saya salah satu yang terinfeksi dengan `Long Covid,`" tulis Dave Navarro saat itu seperti dikutip dari NME.

"Sudah sakit sejak Desember dan seharusnya akan kembali ke diri saya yang lama di ... tidak ada yang tahu berapa lama."

Dave Navarro mengatakan, terlepas dari perjuangan yang dia alami, dia menemukan cara untuk mengatasinya, seperti menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai, berlatih yoga dan meditasi.

"Jika ada di antara Anda yang masih menderita lama setelah hasil negatif Anda, saya hanya mengatakan Anda tidak sendirian," lanjutnya.

"Kelelahan dan keterasingan cukup mengerikan, tetapi cobalah untuk menghabiskan waktu Anda dengan orang yang Anda cintai dan tetap kreatif. Begitulah cara saya mencoba untuk melewati hal ini. Juga, banyak latihan spiritual, meditasi, dan yoga sangat membantu. Saya akan baik-baik saja, hanya tidak tahu kapan."

Dalam pesannya, Dave Navarro menekankan pentingnya menemukan "kesembronoan" dalam situasi sulit.

"Cinta dan tawa adalah obat penawar yang luar biasa untuk penyakit yang benar-benar tidak dapat Anda lacak," tulisnya.

"Pokoknya terima kasih telah mendengarkan dan jangan khawatir tentang saya. Semua indikator menunjukkan pemulihan penuh di beberapa titik!"

Hingga saat ini, para ilmuwan belum menemukan penyebab spesifik Long Covid-19.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sebanyak 13.3 persen orang yang terinfeksi virus melaporkan gejala satu bulan atau lebih setelah infeksi. (*)

FOLLOW US