Pemandangan udara dari wilayah Olinda di Recife setelah banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat di Pernambuco, Brasil pada 29 Mei 2022 (foto: cnn.com)
JAKARTA - Pejabat di Brasil mengatakan hingga saat ini korban tewas akibat tanah longsor dan banjir di wilayah metropolitan Recife, ibu kota negara bagian Pernambuco, Brasil, naik menjadi 84 orang..
Gubernur negara bagian Pernambuco, Paulo Camara, dalam konferensi pers mengatakan banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat membuat ratusan lainnya mengungsi.
Jumlah orang hilang, yang sebelumnya dilaporkan 56 orang, masih belum dapat ditentukan dengan jelas.
Camara menambahkan upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan di 12 wilayah untuk menyelamatkan warga terdampar.
“Kami tahu bahwa jam-jam pertama ini sangat penting. Saya sudah bertemu dengan semua walikota untuk menyiapkan rencana kerja,” ucap dia.
Camara menambahkan 100 juta real Brasil (USD21 juta) telah dialokasikan untuk upaya pencarian dan penyelamatan serta guna pekerjaan infrastruktur.
Karena hujan lebat di negara bagian Pernambuco, Brasil, keadaan darurat telah diumumkan di 14 provinsi sejak 23 Mei.
Para pejabat telah mengumumkan bahwa hampir 4.000 orang telah dievakuasi dari zona bahaya.
Dalam posting Twitter sebelumnya, pemerintah mengatakan: "Pemerintah Brasil sedang memantau situasi Pernambuco dan negara bagian lain yang terkena dampak hujan lebat. Bantuan teknis dikirim ke kota-kota yang terkena dampak untuk menyediakan kebutuhan yang diperlukan."