Pemandangan umum menunjukkan pusat kota dan gedung pencakar langit era Stalin di Moskow, Rusia 18 Mei 2020. Foto: Reuters
JAKARTA - Empat gubernur regional Rusia mengundurkan diri pada Selasa saat negara itu bersiap menghadapi dampak sanksi ekonomi.
Kepala wilayah Tomsk, Saratov, Kirov, dan Mari El mengumumkan pengunduran diri mereka segera, sementara kepala wilayah Ryazan mengatakan dia tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan berikutnya.
Pemilihan dijadwalkan berlangsung di lima daerah tersebut pada bulan September.
Meskipun gubernur regional Rusia dipilih, mereka secara politis berada di bawah Kremlin. Beberapa gubernur yang akan keluar mewakili wilayah di mana blok penguasa Rusia Bersatu mengambil suara yang lemah dalam pemilihan parlemen tahun lalu.
Gubernur yang tidak populer secara teratur dicopot dari jabatannya, sering kali mengajukan pengunduran diri mereka secara berkelompok di bulan-bulan musim semi.
Ilya Grashchenkov, kepala think tank Pusat Pengembangan Politik Regional di Moskow, mengatakan Kremlin mencopot gubernur yang lemah di tengah memburuknya prospek ekonomi negara itu, yang didorong oleh sanksi Barat.
Grashchenkov mengatakan: "Ada kebutuhan untuk merestrukturisasi ekonomi, terutama di wilayah-wilayah di mana pengaruh ekonomi Barat sangat signifikan. Gubernur-gubernur ini perlu diganti dengan alternatif yang lebih muda."
Ekonomi Rusia akan berkontraksi sebesar 8,8 persen% pada 2022, kata kementerian ekonomi.