Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ( foto: Ukrainian Presidential Press)
JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membahas perlunya solusi keamanan jangka panjang dengan Presiden Ukraina Volodymyr selama panggilan telepon, Kantor Perdana Menteri mengatakan Sabtu.
Johnson memuji "keberanian pasukan Ukraina" yang terus membela negara dan Zelenskyy memberi tahu perdana menteri Inggris tentang situasi terbaru di Mariupol, katanya dalam sebuah pernyataan.
"Perdana Menteri mengatakan dia akan terus bekerja sama dengan sekutu dan mitra untuk memastikan Ukraina dapat mempertahankan kedaulatannya dalam beberapa minggu dan bulan mendatang," katanya.
Johnson juga memperbarui Zelenskyy tentang sanksi baru dari Inggris yang mulai berlaku minggu lalu dan mengatakan negaranya akan terus menyediakan sarana bagi Ukraina untuk mempertahankan diri, termasuk kendaraan lapis baja dalam beberapa hari mendatang.
Perdana menteri mengatakan dukungan internasional untuk Ukraina telah tumbuh lebih kuat dan dia tetap yakin Ukraina akan berhasil dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan gagal.
Perang Rusia di Ukraina telah menarik kecaman internasional, dengan AS, Inggris, dan Uni Eropa, antara lain, memberlakukan sejumlah sanksi terhadap Moskow.
Setidaknya 1.982 warga sipil telah tewas dan 2.651 terluka di Ukraina sejak dimulainya perang pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB, dengan angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,8 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7 juta lebih pengungsi internal, kata badan pengungsi PBB.