• News

Walikota Slavutych: Pasukan Rusia Sudah Meninggalkan Chernobyl

| Senin, 28/03/2022 11:12 WIB

Walikota Slavutych: Pasukan Rusia Sudah Meninggalkan Chernobyl Konstruksi tempat perlindungan menutupi reaktor yang meledak di pembangkit nuklir Chernobyl, di Chernobyl, 27 April 2021(foto: AP/ rferl.org)

JAKARTA - Pasukan Rusia telah meninggalkan kota Slavutych di Ukraina, rumah bagi para pekerja di pembangkit nuklir Chernobyl yang sudah tidak berfungsi, setelah menyelesaikan tugas mereka untuk mensurvei kota itu, kata walikota Senin pagi.

Pada hari Sabtu, gubernur regional Kyiv mengatakan pasukan Rusia telah menguasai kota di luar zona pengecualian keselamatan di sekitar Chernobyl, lokasi bencana nuklir terburuk di dunia pada tahun 1986, di mana staf Ukraina masih mengelola pembangkit tersebut.

"Mereka menyelesaikan pekerjaan yang telah mereka lakukan," Yuri Fomichev, walikota kota utara, mengatakan dalam sebuah posting video online yang dikutip Reuters. "Mereka mensurvei kota, hari ini mereka selesai melakukannya dan meninggalkan kota. Tidak ada di kota sekarang."

Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut.

Fomichev, yang duduk di depan dua bendera kecil Uni Eropa dan Ukraina, menambahkan bahwa dia bekerja untuk Ukraina, dan tidak bekerja sama dengan Rusia. Pekan lalu, gubernur regional, Oleksandr Pavlyuk, mengatakan pasukan Rusia menculik walikota.

Invasi Rusia ke Ukraina, yang disebutnya "operasi militer khusus", telah menghancurkan beberapa kota Ukraina, menyebabkan krisis kemanusiaan besar dan menelantarkan sekitar 10 juta orang, hampir seperempat dari populasi.