Poster Project Hashtag 2022. (Foto: The Korea Herald)
JAKARTA - Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Korea mengumumkan pada hari Jumat (4/3) bahwa mereka akan mengadakan Project Hashtag 2022, sebuah proyek seni kolaboratif yang bertujuan untuk menemukan seniman berbakat sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk mempromosikan karya mereka sendiri.
Proyek tahunan ini dimulai pada 2019 dalam kemitraan dengan Hyundai Motor untuk mempromosikan kolaborasi interdisipliner di antara seniman, penulis, peneliti, dan produsen dari berbagai bidang.
Proyek ini terbuka untuk kelompok lebih dari dua orang yang bersedia menjelajahi batas-batas berbagai bidang termasuk lukisan, patung, film, desain dan tari serta seni nonvisual seperti music.
Kedua tim terpilih akan diberikan 30 juta won ($24.700) untuk membuat dan memamerkan karya mereka di museum nasional pada bulan November. Para finalis juga akan ditawari residensi studio selama enam bulan di MMCA Residency Changdong di Seoul.
Dikutip dari The Korea Herald, pendaftaran dibuka pada hari Selasa dan akan tetap dibuka hingga 31 Maret. Pelamar dapat mengirimkan pengenalan grup dan rencana kerja secara keseluruhan melalui email.
Dewan juri dalam acara ini akan terdiri dari kurator dan inovator MMCA di berbagai bidang baik di Korea maupun di luar negeri.
Direktur artistik Aric Chen di Het Nieuwe Instituut di Rotterdam, Belanda - pusat budaya yang berfokus pada arsitektur, desain, dan budaya digital - bergabung dengan komite tahun ini, menurut museum.