Ekspresi kegembiraan pemain Chelsea membobol gawang Villareal pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu dini hari WIB.(foto: Reuters)
JAKARTA - Menjamu Lille di Stamford Bridge, Chelsea berhasil menang meyakinkan 2-0 dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu dini hari WIB.
Kai Havertz membuka gol cepat untuk Chelsea di menit ke-8 sebelum Christian Pulisic menggandakan keunggulan di babak kedua.
Gol cepat Havertz lahir dari sepak pojok Hakim Ziyech dari sisi kiri disambut dengan tandukan bagus Havertz untuk memperdayai kiper Lille, Leo Jardim. Skori 1-0.
Lille nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-11 setelah bek Antonio Ruediger melakukan kesalahan. Sapuan bek Jerman ini menghalau umpan silang Renato Sanches, yang justru mengarah ke gawang sendiri.
Namun, gawang Eduardo Mendy selamat karena arah bola masih melambung tipis.
Lille perlahan mulai bisa meredam Chelsea memasuki pertengahan babak pertama. Mereka coba membalas serangan dari sepakan jarak jauh Benjamin Andre. Namun, Mendy bisa meredamnya.
Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea tak berubah hingga babak pertama.
Dibabak kedua, Lille tampil lebih menyerang, tetapi tekanan mereka masih bisa dibendung lini pertahanan Chelsea.
Skuat asuhan Thomas Tuchel itu akhirnya bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-63. Kante dengan kecepatannya menggiring bola dari dari lini tengah. Dia menyodorkan bola ke sisi kiri kotak penalti yang bisa dituntaskan Christian Pulisic menjadi gol.
Unggul 2-0, Chelsea semakin mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka menurunkan tempo untuk mengamankan kemenangan.
Juventus Imbang 1-1 Lawan Villarreal
Juventus hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Villarreal dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion El Madrigal pada Rabu dini hari WIB, demikian catatan laman resmi UEFA.
Juventus sudah memimpin saat laga baru berjalan 32 detik. Umpan lambung Danilo dari tengah lapangan dikontrol oleh Dusan Vlahovic untuk kemudian melepaskan tembakan ke tiang jauh yang gagal dihentikan Geronimo Rulli. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Kebobolan, Villarreal langsung mendominasi penguasaan bola dan memaksa Juventus bertahan lebih dalam.
Juventus nyaris kebobolan pada menit ke-12. Giovani Lo Celso membuang peluang saat bola tembakannya dari tengah kotak penalti masih melebar dari target.
Empat menit kemudian, Villarreal kembali mengancam lewat tendangan tumit Arnaut Danjauma. Namun, Wojciech Szczesny masih sigap untuk menyelamatkan gawangnya.
Juventus baru bisa menciptakan peluang lagi pada menit ke-25. Manuel Locatelli menembak dari luar kotak penalti, tetapi arah bola masih melambung ke atas gawang.
Alvaro Morata membuang kesempatan untuk Juventus pada menit ke-33. Penyerang asal Spanyol itu menusuk kotak penalti dengan aksi individunya sebelum melepaskan tembakan, tetapi arah bola masih terlalu tinggi dari gawang Si Kapal Selam Kuning tersebut.
Meski banyak mendapatkan tekanan, Juventus mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sampai turun minum.
Juventus langsung mengancam saat babak kedua baru berjalan satu menit. Umpan lambung Weston McKennie berhasil disambut Morata, tetapi upayanya lagi-lagi belum mengarah ke gawang.
Villarreal berbalik menyerang Juventus pada menit ke-56. Lo Celso berhasil menekan ke kotak setelah memanfaatkan kesalahan Bianconeri, umpan diberikan ke rekannya yang kemudian dituntaskan dengan sepakan Alberto Moreno. Namun, Szczesny masih bisa mengamankan bola dengan tangkapannya.
Tim tuan rumah akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-66. Daniel Parejo tanpa kawalan di kotak penalti dan menyambar umpan Etienne Capoue. Skor berubah menjadi 1-1.
Si Nyonya Tua berusaha untuk kembali mencetak gol kedua dan mulai menekan Villarreal. Namun, usaha Vlahovic pada menit ke-84 masih bisa ditepis Rulli.
Villarreal memberikan tekanan kotak penalti Chelsea di penghujung laga dan beberapa kali mampu menciptakan peluang, tetapi sampai laga bubar skor 1-1 tetap bertahan.