• Hiburan

Rekomendasi 2 Novel Karya Pengarang Indonesia untuk Kamu Si Aquarius

Tri Umardini | Senin, 14/02/2022 11:01 WIB
Rekomendasi 2 Novel Karya Pengarang Indonesia untuk Kamu Si Aquarius Dua novel karya pengarang Indonesia berjudul Gadis Kretek dan Laut Bercerita. FOTO: GRAMEDIA

JAKARTA - Hari yang istimewa masih untuk kamu pemilik zodiak Aquarius. Kamu yang merayakan hari kelahiran pada 20 Januari hingga 18 Februari ini memang layak dapat hadiah spesial.

Bagi kamu yang berbintang Aquarius atau lingkaran orang-orang terdekatmu berzodiak kesebelas ini tak ada salahnya memberi hadiah istimewa berupa buku.

Berikut rekomendasi 2 novel karya pengarang Indonesia untuk kamu si Aquarius:

1. Gadis Kretek - Ratih Kumala
Gadis Kretek bukan hanya kisah yang menceritakan tentang cinta dan pencarian jati diri para tokohnya.

Melalui latar Kota M, Kudus, Jakarta, dari periode penjajahan Belanda hingga kemerdekaan, Gadis Kretek akan membawa pembaca berkenalan dengan perkembangan industri kretek di Indonesia yang kaya akan wangi tembakau dan sarat dengan aroma cinta.

Buku ini wajib dibaca bagi para Aquarius karena berisi teka-teki menarik, kisahkan pak Raja yang saat sedang sekarat, ia memanggil satu nama perempuan yang bukan istrinya bernama Jeng Yah.

Sang istri yang terbakar api cemburu segera berpacu dengan malaikat maut bersama ketiga anaknya untuk pergi ke pelosok Jawa dan mencari Jeng Yah.

Perjalanan itu bagai napak tilas bisnis dan rahasia keluarga. Ketiga anaknya yang bernama Lebas, Karim, dan Tegar bertemu dengan pelinting tua dan menguak asal-usul Kretek Djagad Raja hingga menjadi kretek nomor 1 di Indonesia.

Lebih dari itu, ketiganya juga mengetahui kisah cinta ayah mereka dengan Jeng Yah, yang ternyata adalah pemilik Kretek Gadis, kretek lokal Kota M yang terkenal pada zamannya.

10. Laut Bercerita - Leila S. Chudori
Pemilik bintang Aquarius yang tidak mudah menyerah dan memiliki begitu banyak rintangan namun selalu berhasil untuk menghadapinya, memang sangat direkomendasikan untuk membaca buku ini, yang mengisahkan tentang persahabatan, cinta, dan keluarga, yang tidak akan pernah tenggelam ditelan oleh waktu.

Buku yang menerima penghargaan S.E.A Write Award tahun 2020 ini memuat kisah pilu akan tragedi penghilangan aktivis muda. Dengan berlatar waktu pada tahun 90-an dan 2000, mampu membuat kamu kembali ke masalalu, dengan fakta yang ada pada era reformasi 1998.

Melalui riset wawancara secara langsung kepada para korban yang berhasil kembali dan kerabat korban yang kehilangan, novel historical fiction ini memang terasa benar-benar nyata akan sebuah perjuangan yang sesungguhnya. (*)