Teman-teman jurnalis Saudi yang terbunuh, Jamal Khashoggi, memegang poster yang memuat fotonya saat mereka menghadiri acara yang menandai peringatan pembunuhannya di depan Konsulat Istanbul Arab Saudi. (foto: AFP/inquirer.com)
JAKARTA - Tersangka warga Arab Saudi yang ditangkap di Paris atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dibebaskan pada Rabu setelah verifikasi identitas mengonfirmasi bahwa dia adalah orang yang salah, kata seorang pejabat kehakiman.
Remy Heitz, jaksa agung Paris, membuktikan penangkapan itu salah orang dan pria yang ditangkap memiliki kesamaan nama dengan tersangka yang dicari oleh Turki, lapor kantor berita BFMTV.
"Pemeriksaan menyeluruh pada identitas orang ini memungkinkan untuk menetapkan bahwa surat perintah itu tidak berlaku untuknya dan dia dibebaskan," tambah laporan itu mengutip pernyataan Heitz.
Otoritas Prancis pada Selasa menahan seorang pria berusia 33 tahun bernama Khaled Aedh Al-Otaibi di bandara Charles de Gaulle Paris ketika dia akan naik pesawat ke Riyadh.
Dia ditangkap berdasarkan surat perintah Interpol yang dikeluarkan oleh otoritas kehakiman Turki pada 5 November 2018 termasuk nama yang sama dengan salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Khashoggi.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa malam menuntut pembebasan segera pria itu karena "orang yang ditangkap tidak ada hubungannya dengan kasus yang bersangkutan."
Kemlu Saudi membantah laporan media tentang penangkapan itu dan menyatakan semua yang terlibat dalam "pembunuhan keji" saat ini menjalani hukuman di Arab Saudi.
Jurnalis Saudi Khashoggi dibunuh dan dipotong-potong oleh sekelompok agen Saudi tak lama setelah dia memasuki konsulat negara itu di Istanbul pada Oktober 2018.
Riyadh awalnya membantah peran apa pun dalam kematiannya tetapi kemudian menyalahkannya operasi intelejen yang gagal.(AA)