Demontrasi atas pembebasan Kyle Rittenhouse oleh pengadilan atas kasus penembakan yang mengakibatkan 2 orang terbunuh dan melukai lainnya (Foto: AP/ independent.co.uk)
Katakini.com- Polisi Portland Jumat malam mengatakan demonstrasi di pusat kota sebagai demonstrasi menentang pembebasan seorang remaja yang membunuh dua orang dan melukai lainnya selama protes di Wisconsin.
Protes sekitar 200 orang dinyatakan sebagai kerusuhan setelah pengunjuk rasa mulai memecahkan jendela, melemparkan benda-benda ke polisi dan berbicara tentang membakar Justice Center, KOIN TV melaporkan.
Para pengunjuk rasa berkumpul setelah pembebasan Kyle Rittenhouse, 18, di Kenosha, Wisconsin.
Kepala Biro Kepolisian Portland Chuck Lovell mengatakan tak lama setelah putusan bahwa petugas sedang mengerjakan rencana untuk Jumat malam dan akhir pekan, KOIN melaporkan.
Sekitar pukul 20:50, sekitar 200 pengunjuk rasa telah berkumpul di pusat kota Portland dan memblokir jalan-jalan.
Pada pukul 9 malam, jendela pecah dan pintu fasilitas kota rusak. Polisi mengatakan benda-benda dilemparkan ke petugas di daerah itu, KOIN melaporkan.
Polisi menatakan: "Kerumunan telah berkumpul di dekat SE 2nd Avenue dan SE Madison Street dan para peserta mulai memecahkan jendela dan merusak pintu fasilitas kota di daerah tersebut. Orang-orang melemparkan benda-benda ke petugas polisi di daerah itu."
Portland menghadapi protes yang berlangsung terus-menerus dan seringkali disertai kekerasan setelah pembunuhan George Floyd tahun lalu oleh polisi di Minneapolis. Beberapa aktivis mengeluh bahwa polisi bertindak keras dalam menanggapi mereka.(VOA)