press enter to search

katakini.com

katakini.com

  • Home
  • NEWS PULSE
  • MULTIMEDIA
  • MOST VIEWED
  • MOST SHARED
  • Home
  • News
  • bisnis
  • kesra
  • Sport
  • ototekno
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • Rabu, 14/10/2026 00:21 WIB
  • Sport

KOI dan LADI Kebut Selesaikan Sanksi WADA

yahya | Rabu, 27/10/2021 01:07 WIB

KOI dan LADI Kebut Selesaikan Sanksi WADA Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari (foto: rri.co.id)

Katakini.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) terus mempercepat proses penyelesaian sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

“Saya sudah bilang kepada seluruh stakeholder bahwa kami tidak punya waktu banyak apalagi satu tahun, kalau bisa satu bulan juga jangan,” kata Ketua Umum KOI sekaligus Ketua Tim Percepatan Pelepasan Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari dalam konferensi pers daring yang diikuti di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

“Dan ini sudah dibuktikan oleh LADI yang telah menyelesaikan 24 pending matters (permasalahan yang tertunda) dalam waktu kurang dari 48 jam,” katanya menambahkan.

Baca juga :
Turki akan Bergabung dalam Perundingan Mediasi Gaza di Doha

Okto, sapaan akrab Raja Sapta, mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Presiden WADA Witold Banka di General Assembly Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) di Crete, Yunani.

Ia menuturkan bahwa WADA membuka diri untuk membantu LADI dalam menyelesaikan masalahnya hingga bisa mendapatkan status compliance (kepatuhan).

Baca juga :
Padamkan Kebakaran di Cagar Alam Terbesar di Afrika, Namibia Kerahkan 500 Tentara

“Alhamdulillah dapat respons langsung dari WADA. Mereka bahkan membuka diri kalau seandainya ada kendala bisa hubungi langsung mereka,” tutur Okto.

“Janji mereka (WADA) kalau semua sudah compliance, mereka akan melakukan rapat dan mengambil tindakan yang tepat untuk Indonesia,” tambah dia.

Baca juga :
Mengapa Microsoft Memutus Akses Israel Terhadap Beberapa Layanannya?

Sementara itu, Wakil Ketua LADI Rheza Maulana mengklaim bahwa pihaknya telah menuntaskan 24 pending matters sebagai syarat pembebasan sanksi WADA.

Meski demikian, mereka masih harus melengkapi persyaratan lainnya, antara lain melakukan perjanjian kerja sama dengan induk organisasi olahraga dan tes doping.

Sementara terkait tunggakan LADI kepada laboratorium anti-doping di Qatar, kata Rheza, sudah dilunasi oleh pemerintah sehingga LADI saat ini hanya perlu menunggu pengawasan dari Lembaga Anti-Doping Jepang (JADA) sebagai salah satu lembaga anti-doping yang sudah terakreditasi dan terstandardisasi secara internasional.

“Selanjutnya setelah ini adalah kami akan rapat dengan JADA untuk menentukan waktu yang pas untuk supervisi dan seperti apa bentuk supervisinya. Yang penting adalah berapa lama supervisi dilakukan,” kata Rheza seperti dilansir antaranews.

“Kalau kami dianggap sudah memenuhi kriteria dan mandiri, JADA akan melaporkan secara berkala kepada WADA. Kalau yang dilaporkan baik maka kami bisa dapat status compliance lebih awal daripada setahun."

 
 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

Keywords :


KOI LADI
.
WADA JADA
.
anti doping

VIDEO



Video Katakini

Prabowo Pukul Bedug untuk Buka Muktamar NU ke-35 di Jombang

Video Katakini

Warga Terjebak di Balkon Rumah saat Banjir di Perbatasan Nepal-Tibet

Penyerang timnas Norwegia, Erling Haaland (Foto: FIFA)

Erling Haaland Pulang ke Norwegia Bawa Seekor Rakun

Video Katakini

Prabowo: Jangankan Usul dari Profesor, Anak Desa di Tik Tok Saya Tindaklanjuti



TERPOPULER



Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka (Foto: Okezone)

Siapa yang Bisa Berhentikan Presiden atau Wakil Presiden?

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner (Foto: detik)

Bek Timnas Indonesia Mengaku Keluarganya Dapat Ancaman Pembunuhan

Aplikasi wondr by BNI.

BNI Buka Pemesanan SBR015 via wondr by BNI, Tawarkan Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback Rp15 Juta

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (Dok: Balinesia)

BNI dan Indomaret Jalin Kerja Sama Pembiayaan Mitra Waralaba hingga Layanan

Terkini

Ilustrasi minuman keras (foto:tirto)

Larangan Menghadiri Jamuan Makan yang Menyediakan Minuman Keras Khamr

Ilustrasi - Hari Tanpa Bra Sedunia setiap 13 Oktober (Foto: iStock)

Hari Tanpa Bra Sedunia Diperingati Setiap 13 Oktober, Ini Tujuannya

Ilustrasi sedekah diam-diam. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

Rahasia Sedekah Sembunyi-Sembunyi Pembuka Keberkahan Dan Ketenangan Hidup

Hari Trombosis Sedunia setiap 13 Oktober, ini sejarah dan tujuannya (Foto: Freepik)

Hari Trombosis Sedunia Setiap 13 Oktober, Ini Sejarahnya

Ilustrasi doa anak untuk orang tua

Doa Diam-Diam Anak Menjadi Pelindung Terbaik Orang Tua

Ilustrasi - Hari Internasional Pengurangan Risiko Bencana setiap 12 Oktober, ini sejarahnya (Foto: sinpo)

Mengapa Hari Pengurangan Risiko Bencana Diperingati Setiap 13 Oktober?

Kapten Persib Bandung, Marc Klok usai pertandingan melawan Dewa United (Foto: Persib Bandung)

Klok Ungkap Rahasia Kebangkitan Persib saat Tertinggal Dua Gol

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic melakukan konferensi pers usai laga melawan Dewa United (Foto: Persib Bandung)

Igor Tolic Puji Mentalitas Timnya usai Imbang Lawan Dewa United

Ilustrasi foto minta maaf

Rahasia Temukan Ketenangan Jiwa Usai Memaafkan Kesalahan Orang

FOLLOW US

  • Home
  • Susunan Redaksi
  • Beranda
  • News
  • Alamat dan Kontak
  • News
  • Kesra
  • Bisnis
  • bisnis
  • Tentang Kami
  • Ototekno
  • Disclaimer
  • kesra
  • Pedoman Siber
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • ototekno
  • Sport
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • Terkini

Copyright © 2014 katakini.com