• News

Hanya Anak Laki-Laki yang dizinkan Sekolah, Taliban Keluarkan Anak Perempuan di Afghanistan

| Sabtu, 18/09/2021 19:56 WIB

Hanya Anak Laki-Laki yang dizinkan Sekolah, Taliban Keluarkan Anak Perempuan di Afghanistan Anak perempuan dikeluarkan dari kembali ke sekolah menengah di Afghanistan setelah Taliban memerintahkan hanya anak laki-laki dan guru laki-laki kembali ke kelas. Foto: CNA

KABUL - Anak perempuan dikeluarkan dari sekolah menengah di Afghanistan pada Sabtu 18/09/2021, setelah pemerintahan Taliban hanya memerintahkan anak laki-laki dan guru laki-laki kembali ke kelas.

Mereka menjanjikan pemerintahan yang lebih lembut daripada pemerintahan represif mereka pada 1990-an, ketika sebagian besar perempuan dilarang bersekolah dan bekerja.

Namun diktat dari kementerian pendidikan adalah langkah terbaru dari pemerintahan baru untuk mengancam hak-hak perempuan.

"Semua guru dan siswa laki-laki harus menghadiri lembaga pendidikan mereka," kata sebuah pernyataan menjelang kelas dilanjutkan Sabtu.

Pernyataan itu, yang dikeluarkan Jumat malam, tidak menyebutkan guru perempuan atau murid perempuan.

Dilansir dari CNA, Sejak invasi pimpinan AS menggulingkan Taliban pada tahun 2001, kemajuan signifikan telah dibuat dalam pendidikan anak perempuan, dengan jumlah sekolah tiga kali lipat dan melek huruf perempuan hampir dua kali lipat menjadi 30 persen.

PBB mengatakan "sangat khawatir" untuk masa depan sekolah perempuan di Afghanistan.

"Sangat penting bahwa semua anak perempuan, termasuk anak perempuan yang lebih tua, dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa penundaan lebih lanjut. Untuk itu, kami membutuhkan guru perempuan untuk melanjutkan mengajar," kata badan anak-anak PBB, UNICEF.

Sekolah dasar telah dibuka kembali, dengan anak laki-laki dan perempuan kebanyakan menghadiri kelas terpisah dan beberapa guru perempuan kembali bekerja.

Rezim baru juga mengizinkan perempuan untuk kuliah di universitas swasta, meskipun dengan pembatasan ketat pada pakaian dan gerakan mereka.