Sistem pertahanan rudal yang dioperasikan pasukan Arab Saudi. (Foto: Reuters)
Katakini.com - Arab Saudi pada Jumat mengumumkan pihaknya menembak jatuh delapan drone bermuatan bahan peledak yang diluncurkan oleh kelompok pemberontak Houthi di Yaman.
"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi dan Angkatan Udara Kerajaan Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan delapan pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh milisi Houthi yang melanggar hukum internasional dan humaniter," kata Saudi Press Agency (SPA) yang mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri.Kementerian itu juga menyebutkan bahwa kelompok Houthi meluncurkan tiga rudal balistik ke Arab Saudi, satu rudal mendarat di Provinsi Al-Jawf, dan dua lainnya mendarat di daerah perbatasan yang tak berpenghuni.Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan serangan ini tidak hanya menargetkan kerajaan, tetapi juga pusat ekonomi global, keamanan ekspor minyak bumi, stabilitas pasokan minyak, dan kebebasan navigasi dan perdagangan internasional.Pada Jumat pagi, Riyadh mengumumkan bahwa kebakaran terjadi di fasilitas minyak di wilayah selatan Jizan setelah diserang proyektil.Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam serangan itu.Awal pekan ini, Arab Saudi mengusulkan gencatan senjata yang diawasi PBB antara pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan pemberontak Houthi yang didukung oleh Iran, pembukaan kembali Bandara Internasional Sana`a, dan dimulainya negosiasi.Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sana`a.Konflik berkepanjangan itu menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana 30 juta orang atau 80 persen dari total populasi membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan.