• Bisnis

Indonesia Percepat Proyek 5 Destinasi Wisata Super Prioritas

akhyar | Rabu, 17/03/2021 20:18 WIB

Indonesia Percepat Proyek 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Destinasi Wisata Labuan Bajo (Foto: Okezone)

Katakini.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berupaya untuk mendorong pemulihan pariwisata di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan saat ini pihaknya tengah percepat lima destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Indikator pariwisata ekonomi kreatif 2019 hingga 2020 sangat memprihatinkan. Kalau kita lihat jumlahnya jebol [turun] hampir 75 persen,” kata Sandiaga dalam diskusi virtual, Rabu.

Menurut Sandiaga, pemulihan pariwisata saat ini memiliki tiga konsep.

“Gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi yang ada untuk ciptakan lapangan kerja),” terang dia.

Sementara untuk pemulihan pariwisata jangka pendek, Sandiaga mengatakan peningkatan wisatawan nusantara jadi fokus utama.

Sehingga dalam jangka panjang, Sandiaga berharap, Indonesia mampu jadi destinasi pilihan di Asia Tenggara.

Tak hanya itu, saat ini menurut Sandiaga konsep pariwisata memiliki konsep yang berbeda.

Konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan tengah diusung. Sehingga dia memastikan, fokus utama bukan lagi soal kuantitas namun kualitas.

“Agar wisatawan ke Indonesia tuh patuh kepada kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga memastikan bahwa tahun ini ada peningkatan serta perluasan program perlindungan sosial di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sehingga program perlindungan ini tak hanya menyasar hotel dan restoran namun juga biro perjalanan serta pemandu wisata.

Selain itu, realokasi anggaran juga diberikan kepada program-program padat karya termasuk desa wisata dan onboarding technology.

“Jadi kita dorong agar milenial-milenial kita bukan jadi kaum rebahan tapi jadi agen perubahan,” lanjut dia.

Sandiaga meminta agar para milenial untuk tidak mencari pekerjaan namun justru menciptakan lapangan kerja.(Anadolu Agency)