• News

Pelindo I Sibolga Layani Ekspor Perdana Plywood

Tim Cek Fakta | Sabtu, 13/02/2021 22:15 WIB
Pelindo I Sibolga Layani Ekspor Perdana Plywood Pelindo 1 Cabang Sibolga lakukan ekspor perdana plywood. Foto: pelindo 1

Katakini.com - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Sibolga melakukan pengapalan ekspor perdana 5.732 CBM (Cubic Meter) komoditas Plywood milik PT Mujur Timber dengan tujuan Antwerp, Belgia dan Tilbury, Inggris pada Sabtu, (13/2/2021). 

Komoditas plywood tersebut akan diekspor dengan menggunakan kapal MV Beautriumph yang berbendera Belanda dengan bobot 5.132 GT dan memiliki panjang 118,4 meter.

“Ekspor Perdana ini merupakan milestone Pelabuhan Sibolga karena  menjadi  momentum yang menandai kesiapan pelabuhan ini melaksanakan kegiatan bongkar muat internasional,” kata M. Eriansyah, General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga.

Pelindo I berharap dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk selalu memacu dan merangsang para pengusaha lokal agar secara kontinyu melakukan ekspor komoditas dari wilayah barat Pulau Sumatera Utara ini.

“Kami yakin, dengan sinergi yang baik, kedepannya Pelabuhan Sibolga  mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nonmigas,” kata Eriansyah.

Eriansyah juga menjelaskan bahwa dengan rampungnya pengembangan Pelabuhan Sibolga pada Tahun 2019, kinerja pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Sibolga terus menunjukkan peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Peningkatan trafik kunjungan kapal yang siginifikan terjadi di Pelabuhan Sibolga. Selama tahun 2020 kunjungan kapal mencapai 850 call, naik 39 persen dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebanyak 611 call.

Sama halnya dengan trafik bongkar muat peti kemas yang juga meningkat signifikan  sebesar 38.4 persen menjadi 12,934 TEuS di tahun 2020 yang sebelumnya sebesar  9,345 TEuS pada tahun 2019.

Pelabuhan Sibolga memiliki  dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter dengan panjang tambatan 296 meter mampu disandari empat kapal sekaligus.

Pelabuhan Sibolga juga dilengkapi dengan lapangan penumpukan seluas 6.000 m2 yang dapat menampung petikemas hingga 18.000 box/tahun atau 20.000 teus/tahun.

Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane.

Pengembangan Pelabuhan Sibolga ini diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara dan mampu menekan biaya logistik bagi para pengguna jasa.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Ekspor, Bea Cukai Sibolga, Martua Afrido Sianturi, mengatakan kegiatan ekspor ini tentu akan membantu pelaku usaha untuk tumbuh sekaligus menghasilkan devisa ekspor, dan mengurangi defisit neraca perdagangan guna membantu meningkatkan perekonomian negara.

Sebanyak 2.130 crate plywood dengan volume 5.732 M3 dan berat netto 4.159.415 Kgm diekspor melalui Pelabuhan Sibolga.

Nilai devisa ekspor yang dihasilkan sebesar 3.089.616,95 US$ atau setara dengan 43,22 miliar.

“Kita berharap selanjutnya dari kegiatan ini dapat mendorong ekportir dari daerah khususnya daerah dalam Pengawasan KPPBC TMP C Sibolga untuk melakukan ekspor agar produk dalam negeri dapat bersaing secara global serta menjadi momentum yang berkelanjutan dan menghasilkan ekspor yang terus meningkat yang tentunya membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat,” ungkap Martua Afrido.