Presiden Recep Tayyip Erdogan saat berpidato di pertemuan fraksi partainya di parlemen di ibu kota Ankara (foto aa.com.tr)
Katakini.com – Presiden Turki pada Rabu menegaskan bahwa satu-satunya solusi untuk perselisihan yang berkepanjangan di Siprus adalah model dua negara di pulau tersebut.
“Dunia harus tahu bahwa Turki tak akan lagi membiarkan warga Siprus Turki menjadi korban kebuntuan selama 50 tahun,” tekan Presiden Recep Tayyip Erdogan saat berpidato di pertemuan fraksi partainya di parlemen di ibu kota Ankara.
Presiden Erdogan juga mengecam pernyataan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis baru-baru ini soal Turki.
"Jangan menantang saya. Ketahuilah posisimu. Kalau kamu tidak mengetahuinya, artinya kamu menendang meja, terus kamu kabur," kata dia menanggapi komentar Mitsotakis.
"Apa yang Anda lakukan di pulau-pulau Aegean sudah jelas. Siapa yang Anda percaya? Anda pikir akan ada beberapa dukungan datang lagi untuk Anda, apakah Anda percaya ini? Jika Anda percaya itu, Anda salah. Anda perlu paham bahwa Turki tahu apa yang harus dilakukan," tegas dia.
Pada Senin, Perdana Menteri Yunani menyerukan untuk mengakhiri "pendudukan Turki" di Siprus, mengatakan satu-satunya solusi untuk masalah Siprus adalah model federal antara kedua negara bagian.
Sementara Yunani dan Siprus Yunani mendukung sistem federasi di Siprus, Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) bersikeras pada solusi dua negara yang mencerminkan kenyataan di pulau itu.
Pulau Siprus telah terbagi sejak 1974, ketika kudeta Siprus Yunani yang bertujuan untuk mencaplok pulau itu diikuti oleh kekerasan terhadap orang-orang Turki di pulau itu dan intervensi Ankara sebagai kekuatan penjamin.
Siprus mengalami proses perdamaian yang tak kunjung berakhir dalam beberapa tahun terakhir, termasuk inisiatif 2017 yang gagal di Swiss di bawah naungan negara penjamin Turki, Yunani, dan Inggris.
TRNC didirikan pada tahun 1983.
-Penjajakan konstitusi baru di Turki
Presiden Erdogan mengajak semua partai politik di negaranya untuk berpartisipasi dalam penyusunan konstitusi baru.
"Kami ingin semua partai politik mengambil bagian dalam proses ini. Kami akan melakukan upaya tulus untuk pencapaian tujuan ini," kata dia.
Turki harus menyusun konstitusi baru yang akan memenuhi kebutuhan satu abad mendatang, imbuh Erdogan.
“Mari kita siapkan proposal tentang konstitusi baru tahun ini dan memulai pembahasan. Mari kita bersatu dengan perspektif visioner, niat baik, dan pendekatan konstruktif, tanpa meninggalkan siapapun dan segmen manapun,” tutur dia.
Dia juga mengajak semua kalangan untuk membahas dan mendiskusikan pendapat yang berbeda secara berulang kali.
“Mari kita memasuki peringatan 100 tahun republik kita ini bukan dengan kudeta konstitusi, tapi dengan konstitusi sipil baru yang sesuai dengan negara dan bangsa kita ini,” ujar Presiden Turki.
Erdogan juga mengatakan bahwa Partai Gerakan Nasionalis (MHP) - sekutunya di Aliansi Rakyat - akan mendukung upaya konstitusi baru.
“Sebagai Aliansi Rakyat, kami bertekad untuk memberikan kontribusi yang paling konstruktif bagi konstitusi yang baru,” sebut dia.
Keputusan akhir tentunya akan diberikan oleh bangsa kita, tekan dia.
Pemimpin MHP Devlet Bahceli juga telah menyuarakan pihaknya sepakat untuk menyusun bersama konstitusi baru.(Anadolu Agency)