Ilustrasi Singapore Airlines
Katakini.com - Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) akan memperketat protokol kesehatan bagi awak pesawat seiring peningkatan Covid-19.
"Ini mengingat peningkatan risiko infeksi Covid-19 di luar negeri yang kembali terjadi di beberapa belahan dunia," kata CAAS dalam pernyataannya pada Rabu malam.
CAAS juga menambahkan langkah tersebut dilakukan menyusul infeksi Covid yang menimpa staf dan pilot Singapore Airlines.
Awak maskapai yang terbang di negara beresiko tinggi Covid-19 akan menjalani tes PCR sebanyak tiga kali yakni setibanya di Singapura, pada hari ketiga dan ketujuh setelah kedatangan.
“Kru juga akan diminta mengisolasi diri sampai mereka menerima hasil negatif tes PCR pada hari ketujuh,” kata CAAS.
Selain itu, awak udara yang menjalani tugas di luar negeri diminta meminimalkan kontak mereka dengan penduduk setempat.
“Misalnya, makanan yang diantar melalui room service harus ditinggal di luar kamar, bukannya diserahkan,” kata CAAS.
Awak maskapai yang bepergian ke dan dari Afrika Selatan juga akan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, termasuk masker N95, pelindung wajah, dan sarung tangan.
“Persyaratan ini sudah ada untuk awak yang melakukan perjalanan ke dan dari Inggris sejak 24 Desember,” catat CAAS.
Afrika Selatan dan Inggris baru-baru ini melaporkan kasus varian virus korona yang berpotensi lebih menular.(Anadolu Agency)