• News

Bank Indonesia Tetapkan 5 Visi Pengembangan Pasar Uang Tahun 2025

akhyar | Selasa, 15/12/2020 05:20 WIB

 Bank Indonesia Tetapkan 5 Visi Pengembangan Pasar Uang Tahun 2025 Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Katakini.com – Bank Indonesia mengatakan telah menetapkan strategi pengembangan pasar uang yang modern di era digital pada 2025 melalui lima visi.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan kelima visi tersebut dijabarkan melalui tiga insiatif utama yang tertuang dalam Blueprint (cetak biru) Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2025.

“Blueprint tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pelaku pasar sehingga dapat merespons positif langkah-langkah pengembangan pasar uang,” ujar Perry dalam peluncuran BPPU 2025 secara virtual, Senin.

Dia menambahkan bahwa cetak biru tersebut menegaskan kembali salah satu arah bauran kebijakan BI pada 2021 yang disampaikan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI).

Bank Indonesia akan mempercepat pendalaman pasar uang sesuai BPPU 2025 untuk memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter serta mendukung pembiayaan perekonomian nasional.

“BPPU 2025 disusun oleh Bank Indonesia dalam rangka melengkapi keseluruhan inisiatif pengembangan pasar keuangan, khususnya pada pasar uang, yang telah disepakati dalam Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan (SN-PPPK),” urai Perry.

Dia menjabarkan kelima visi BPPU 2025 tersebut antara lain membangun pasar uang modern dan maju untuk mendukung pembiayaan ekonomi nasional dan efektivitas transmisi kebijakan moneter serta stabilitas sistem keuangan.

Kedua, mengembangkan produk, pricing, dan pelaku pasar dan ketiga dengan memperkuat infrastruktur pasar uang yang andal, efisien, aman, dan terintegrasi.

“Visi keempat mengembangkan data serta digitalisasi yang memiliki fitur granular, real-time, dan aman,” jelas dia.

Kemudian, visi kelima adalah dengan mewujudkan regulatory framework dengan karakteristik yang agile, industry-friendly, inovatif, dan memenuhi kaidah internasional.

Perry mengatakan kelima visi ini kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam tiga inisiatif utama yang akan diimplementasikan secara bertahap dalam rentang waktu antara 2020 hingga 2025.

Inisiatif pertama, mendorong digitalisasi dan penguatan infrastruktur pasar keuangan.

Inisiatif kedua, memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter yang dilakukan melalui pengembangan instrumen keuangan dan reformasi suku bunga acuan (benchmark rate).

Inisiatif ketiga, yaitu mengembangkan sumber pembiayaan ekonomi dan pengelolaan risiko.(Anadolu Agency)