• News

Mesir Minta Negara-Negara Kawasan Capai Kesepakatan Soal Bendungan Nil

Akhyar Zein | Selasa, 01/12/2020 06:59 WIB
Mesir Minta Negara-Negara Kawasan Capai Kesepakatan Soal Bendungan Nil Sungai Nil, sungai terpanjang yang membelah 9 negara

Katakini.com - Di tengah ketegangan regional atas proyek bendungan, negara-negara di sepanjang Sungai Nil harus mencapai kesepakatan yang mengikat secara hukum tentang pengisian dan pengoperasian Bendungan GERD (Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD).

Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi menegaskan hal itu selama kunjungannya ke Juba, Sudan Selatan, untuk menemui rekan sejawatnya, Salva Kiir.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas peningkatan kerja sama kedua negara di bidang sumber daya air dan irigasi.

Mereka juga membahas upaya bersama untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya Sungai Nil.

Menurut al-Sisi, Sungai Nil adalah urat nadi masyarakat di kawasan itu, sehingga sungai harus menjadi sumber kerja sama dan pembangunan bagi negara-negara kawasan.

Ethiopia memulai pembangunan proyek bendungan pembangkit listrik tenaga air senilai lebih dari USD5 miliar itu pada 2011.

Proyek pembangunan bendungan itu memicu pertempuran diplomatik yang berlarut-larut dengan Mesir.

Meskipun Ethiopia berhak atas 85 persen dari perairan Nil, dalam perjanjian yang disepakati antara Sudan dan Mesir pada 1959 disebutkan bahwa Mesir berhak atas 55,5 miliar meter kubik Sungai Nil dan 18,5 bcm untuk Sudan, tetapi Ethiopia tidak mendapat bagian apa pun.(Anadolu Agency)