Imam Besar FPI Rizieq Shihab
Katakini.com - Kementerian kesehatan (Kemenkes) mengungkap perkembangan terkini tentang kasus positif covid-19 dari kontak tracing dari sejumlah acara yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Hasil sementara ada 50 orang yang positif Covid-19 setelah mengikuti acara Habib Rizieq di Tebet, Jakarta Selatan. Kelompok penularan ini disebut sebagai klaster Tebet. Berikutnya, ada 30 positif setelah mengikuti acara di Petamburan atau disebut klaster Petamburan.
Kemenkes juga masih menunggu hasil dari 15 sampel yang mengikuti acara di Mega Mendung, Puncak, Bogor.
"Ditemukan di Tebet total 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus dan di Mega Mendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan," ujar Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M. Kes dalam konferensi pers: Update Pemeriksaan, Pelacakan dan Perawatan COVID-19 olej Kemenkes di Jakarta, Minggu (22/11/2020).
Budi juga menganjurkan bagi siapa saja yang merasa memiliki gejala seperti batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta kehilangan indera perasa agar segera menghubungi Puskesmas terdekat.
Dalam hal ini, Pemerintah juga telah menyiapkan pusat karantina khusus bagi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.
"Apabila bergejala segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Pemerintah juga telah menyiapkan pusat karantina di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet," kata Budi.
"Gejala seperti gejala batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta hilang indera perasa, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan tes usap atau Tes PCR," imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan kepada seluruh tokoh umat maupun siapapun yang memiliki peran penting dalam suatu komunitas tertentu agar lebih bijak serta memberikan keteladanan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan.