Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati. Foto: kemenkeu
Katakini.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa reformasi ditubuh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), mampu menyelamatkan triliunan rupiah uang negara.
"Waktu itu banyak sekali orang (calo) antre membawa map untuk bisa mencairkan anggaran yang isinya sebetulnya uang sogokan," kata Sri Mulyani pada sebuah webinar Kemenkeu Corpur Talk EP 19 Treasury Indonesia di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Menurut Sri Mulyani dengan adanya reformasi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan ruang gerak calo-calo menjadi semakin sempit hingga akhirnya benar-benar bisa diberantas.Melalui reformasi di tubuh DJPB Sri Mulyani mulai membuat langkah pertama yaitu membuat front office, middle office, dan back office.
Front office bekerja untuk memberikan pelayanan yang transparan. Dimana orang yang hadir tidak akan dipertemukan dengan middle office dan back office.
"Itu adalah cara pertama untuk memulai membersihkan terjadinya calo-calo anggaran waktu itu. Sehingga itu kantor-kantor menjadi kantor pelayanan perbendaharaan relatif baik," katanya.
Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, tanpa adanya reformasi masyarakat tidak akan pernah mendapatkan kepastian pelayanan dan perbaikan pelayanan. Bahkan untuk mendapatkan kepastian urutan antrean saja tidak akan pernah tahu."Itu titik awal kita semuanya waktu itu melakukan reformasi perbendaharaan," katanya.