"Jadi prinsip
hubbul wathon minal iman yang selama ini menjadi ciri khas pada umumnya pondok-pondok pesantren yang ada di Jawa Timur dan indonesia ini dapat terus kita gelorakan kepada generasi muda kita," ujar Boy Rafli dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Rangkaian kunjungan dan silaturahim kebangsaan ke
Ponpes di Jawa Timur dilaksanakan di Jombang dan Pasuruan, Sabtu (24/10/2020).
Untuk di Jombang ia mengunjungi
Ponpes Tebuireng dan
Ponpes Bahrul Ulum, sedangkan untuk di Pasuruan pihaknya mengunjungi
Ponpes Al-Ikhlas,
Ponpes Nurul Karomah dan
Ponpes Sidogiri.
Boy menyampaikan silaturahim ini adalah bagian dari upaya
BNPT untuk menjalin sinergitas dengan para alim ulama. Ia berharap
Ponpes dapat menjadi tempat pendidikan bagi generasi muda untuk melakukan upaya peningkatan dan keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan.
"Kita berharap mereka tetap memiliki semangat cinta kepada tanah airnya. Karena pondok adalah tempat mengajarkan membangun
ukhuwah islamiyah,
ukhuwah basyariyah, dan
ukhuwah wathoniyah,” tutur Boy.
Mantan Kapolda Papua ini menyampaikan bahwa
BNPT sangat berkepentingan dengan silaturahim ke
Ponpes karena pihaknya ingin agar ponpes memiliki ketahanan yang baik di dalam menyikapi adanya paham-paham
radikalisme dan intoleran.
"Karena terkadang paham-paham tersebut mungkin juga masuk kepada peserta didik di kalangan pondok pesantren," ucap-nya.
Ia berharap semoga sinergi antara
BNPT dengan
Ponpes ini dapat semakin memudahkan bagi tokoh-tokoh pendidikan yang ada di
Ponpes ke depannya untuk menjadi mitra
BNPT dalam rangka penanggulangan terorisme.