RI-Turki. Foto: republika
Katakini.com - Indonesia dengan Turki akan menjajaki kerja sama produksi di berbagai bidang, antara lain yaitu vaksin, kendaraan lapis baja, hingga drone tempur.
“Salah satunya, dalam penanganan Covid-19, Indonesia menjajaki kerja sama berupa 8 platform vaksin Covid-19 dari Turki. Rencananya, Oktober sudah masuk tahap uji klinis ke-3 dan Maret 2021 siap diproduksi, yang dikawal Badan POM untuk jaminan halal serta pembicaraan dengan Bio Farma untuk tahap produksi,” kata Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Turki, Muhammad Farhan ketika menerima Dubes RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal di Senayan, Jumat (4/9/2020).Mantan Bintang Film itu mengapresiasi Turkish Radio and Television (TRT) World sebagai stasiun televisi nasional milik Turki yang masuk jajaran top global. Peraih Panasonic Gobel Awards itu menjelaskan, ke depan RI juga akan dilakukan brainstorming dengan pihak TRT World demi mewujudkan stasiun televisi Indonesia yang bersaing di kancah internasional.
Berkaitan dengan pemajuan industri pertahanan, Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung itu mengungkapkan, akan dilakukan tukar pandangan mengenai penjajakan kerja sama bidang alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti pesawat tanpa awak (UAV/Unmanned Aircraft Vehicle) atau drone. Yakni, baik UAV untuk platform militer maupun sipil.
“Kecanggihan drone Turki telah mendapatkan popularitas dan menjadi komoditas di pasar global. Pada akhir 2019, Turki menjadi pengguna drone terbesar kedua di dunia. Bahkan Menteri Pertahanan RI juga telah berkunjung ke Turki bertukar pandangan mengenai kerja sama alat utama sistem persenjataan (alutsista), di antaranya UAV. Maka, Indonesia memiliki minat untuk kerja sama dalam sektor UAV Turki tersebut,`` bebernya.