• Gaya Hidup

Mengapa Hari Menopause Sedunia Diperingati Setiap 18 Oktober?

Vaza Diva | Minggu, 18/10/2026 03:03 WIB

Mengapa Hari Menopause Sedunia Diperingati Setiap 18 Oktober? Ilustrasi - Hari Menopause Sedunia setiap 18 Oktober, ini sejarahnya (Foto: vaidyaratnamstore.com)

JAKARTA - Tanggal 18 Oktober diperingati secara global sebagai Hari Menopause Sedunia (World Menopause Day).

Peringatan ini hadir sebagai ruang edukasi untuk mematahkan stigma tabu seputar menopause, sekaligus mendorong kepedulian publik terhadap kesehatan fisik dan emosional perempuan yang memasuki fase akhir reproduksi.

Inisiatif peringatan tahunan ini berakar dari kolaborasi antara International Menopause Society (IMS) bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Gagasan awal mengenai kesadaran kesehatan usia menengah perempuan terus berkembang hingga akhirnya ditetapkan peringatan resminya untuk memastikan hak kesehatan wanita pada masa transisi menuju menopause mendapat perhatian medis yang layak.

Menopause merupakan tahapan biologis alami ketika siklus menstruasi seorang perempuan berhenti secara permanen, umumnya dialami pada rentang usia 45 hingga 55 tahun.

Meski bersifat ilmiah dan alami, fase perubahan hormonal ini sering kali diiringi berbagai gejala seperti gejolak panas (hot flashes), gangguan tidur, perubahan suasana hati, hingga risiko peningkatan penyakit degeneratif seperti osteoporosis dan gangguan kardiovaskular.

Melalui momentum Hari Menopause Sedunia, lembaga kesehatan dunia terus mengarahkan fokus pada peningkatan literasi masyarakat.

Edukasi ini bertujuan agar perempuan tidak lagi menghadapi transisi menopause dalam ketidakpastian atau rasa canggung, melainkan dengan pendampingan medis yang tepat serta dukungan penuh dari lingkungan keluarga maupun profesional.