• Bisnis

PBSI-BNI Perkuat Pembinaan Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

M.Habib Saifullah | Sabtu, 10/10/2026 20:18 WIB

PBSI-BNI Perkuat Pembinaan Menuju Olimpiade Los Angeles 2028 Tim bulu tangkis Indonesia berhasil membawa pulang enam medali pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (Foto: Ist)

JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia berhasil membawa pulang enam medali pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sebagai momentum penting untuk menjaga daya saing bulu tangkis nasional.

Capaian tersebut terdiri dari dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu yang diraih dari nomor beregu maupun perorangan.

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dari seluruh elemen di balik perjalanan para atlet.

Hal itu ditegaskannya dalam acara Syukuran dan Apresiasi Tim Bulu Tangkis Indonesia di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).

Fadil menekankan bahwa prestasi di arena pertandingan tidak hanya lahir dari atlet yang berdiri di podium. Keberhasilan ini juga merupakan kontribusi dari pelatih teknik dan fisik, tim performa dan sport science, tenaga medis, psikolog, ahli nutrisi, fisioterapis, video analyst, hingga seluruh staf Pelatnas PBSI.

Dalam kesempatan tersebut, Fadil memberikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh tim pendukung.

"Yang kita rayakan bukan hanya enam medali, tetapi perjuangan dan kerja seluruh orang di balik medali tersebut. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan karena perjalanan kita masih panjang," ujar Fadil.

Fadil menegaskan bahwa ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bukan merupakan akhir dari proses pembinaan. PBSI telah menyiapkan agenda besar dan target jangka panjang untuk meningkatkan kualitas para atlet.

"Karena perjalanan kita masih panjang, Asian Games bukan tujuan akhir. Ada target besar yang sudah kita siapkan menuju Olimpiade Los Angeles 2028," katanya.

Dukungan terhadap keberlanjutan prestasi bulu tangkis nasional juga disampaikan oleh Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo. Menurutnya, pembinaan yang konsisten dan kesempatan bertanding menjadi kunci utama menjaga prestasi.

"Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI melihat pembinaan yang konsisten, kualitas tim pendukung, serta kesempatan bertanding sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia," ujar Okki.

Sebagai mitra strategis (strategic partner) PBSI selama lebih dari lima tahun, BNI terus mendukung pengembangan olahraga tepok bulu nasional dari level muda hingga elite.

Sepanjang tahun 2026, komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi Indonesia di berbagai ajang internasional seperti Indonesia Masters, Badminton Asia Championships, Indonesia Open, Thailand Open, hingga Badminton Asia Junior Championships.

Okki menambahkan bahwa kerja sama jangka panjang ini diorientasikan untuk memberi ruang tumbuh yang optimal bagi para atlet. "Bagi BNI, dukungan terhadap PBSI bukan sekadar sponsorship. Kami ingin ikut menjaga proses pembinaan agar atlet Indonesia memiliki ruang untuk berkembang, memperoleh pengalaman kompetitif, dan terus meningkatkan kemampuan untuk bersaing di level internasional," kata Okki.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia yang memasuki usia 80 tahun dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI berkomitmen memperkuat kolaborasi demi mencetak SDM unggul dan berdaya saing di kancah dunia.