• News

Desa Suriah Diserbu Israel, Tembaki Rumah dan Jurnalis

M.Habib Saifullah | Minggu, 04/10/2026 11:05 WIB

Desa Suriah Diserbu Israel, Tembaki Rumah dan Jurnalis Kendaraan militer Israel di pedesaan Daraa. (SANA/Foto arsip)

JAKARTA - Pasukan Israel membombardir sejumlah wilayah di Suriah selatan dan melakukan invasi darat ke sebuah desa di Provinsi Quneitra pada Sabtu (4/10).

Mereka juga melepaskan tembakan ke arah rumah-rumah warga sipil dan para jurnalis, menurut laporan kantor berita negara Suriah, SANA.

Beberapa peluru artileri mendarat di pinggiran Abidin di kawasan Cekungan Yarmouk, pedesaan barat Daraa, saat pesawat pengintai Israel terbang di atasnya, lapor SANA. Belum ada laporan langsung mengenai jatuhnya korban.

Di Provinsi Quneitra yang berdekatan, patroli militer Israel memasuki desa Saida Al-Hanout dan melepaskan tembakan gencar ke arah bangunan perumahan, menurut SANA.

Kantor berita tersebut menyebut pasukan Israel juga menembak langsung ke arah kru media, termasuk tim liputan SANA, yang tampaknya merupakan upaya untuk mencegah jurnalis mendokumentasikan invasi tersebut.

Penduduk setempat melaporkan meningkatnya ketegangan dan kepanikan saat rentetan tembakan terus berlanjut di seluruh desa. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini.

Rentetan insiden ini menyusul invasi darat Israel ke Quneitra selatan pada awal pekan ini. Kendaraan lapis baja Israel memasuki desa Bariqa dan Al-Hamidiyah pada Rabu, menurut laporan SANA.

Pasukan Israel juga melakukan invasi darat pada malam hari ke desa Maariya di barat Daraa pada Kamis, dan menahan dua warga setempat, lapor SANA.

Sekitar 12 kendaraan militer Israel memasuki desa tersebut melalui jalan utara, menggerebek dan menggeledah beberapa rumah, serta menahan dua orang. Satu orang kemudian dibebaskan, sementara keberadaan yang lainnya masih belum diketahui.

Penembakan terbaru ini juga menyusul serangan artileri Israel pada 22 September lalu yang menargetkan pinggiran Abidin dan melontarkan pecahan peluru ke arah rumah-rumah warga sipil. Tidak ada korban yang dilaporkan dalam serangan tersebut.