• News

Menhub Pastikan KNKT Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KMP Virgo

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 13/09/2026 23:35 WIB
Menhub Pastikan KNKT Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KMP Virgo Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (Foto: Ist)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah akan menginvestigasi secara menyeluruh kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) yang membawa 243 penumpang.

“Proses tersebut akan dilaksanakan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sesuai dengan kewenangannya,” kata Menhub Dudy dalam konferensi pers perkembangan penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9).

Dudy meminta seluruh pihak memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja secara profesional, independen, dan berbasis data serta fakta guna memastikan penyebab kecelakaan dapat diketahui secara objektif dan menjadi dasar evaluasi keselamatan transportasi.

Menurut dia, hasil investigasi KNKT nantinya menjadi dasar perbaikan penyelenggaraan keselamatan transportasi ke depan, sehingga temuan dan faktor penyebab kecelakaan dapat digunakan untuk meningkatkan standar keselamatan serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan terus mengawal proses penanganan musibah tersebut hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan, termasuk pencarian dan penanganan seluruh korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Dudy menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan memastikan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal penanganan musibah tersebut sampai seluruh tahapan selesai dilaksanakan.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9), sehingga Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan melalui pengerahan unsur udara serta kapal SAR gabungan.

Basarnas mengonfirmasi tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang yang terdiri atas 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sementara 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian di lokasi kejadian.

Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara dari unsur gabungan untuk memaksimalkan pencarian di lokasi kejadian di perairan Masalembo, Laut Jawa, yang terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.