• News

Erupsi Gunung Anak Krakatau, INACA Apresiasi Bandara Terdampak Telah Kembali Operasi

Aliyudin | Rabu, 09/09/2026 10:27 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau, INACA Apresiasi Bandara Terdampak Telah Kembali Operasi Penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Foto: api/katakini

JAKARTA – Asosiasi maskapai penerbangan nasional atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan nasional.

Erupsi Gunung Anak Krakatau telah mereda dan beberapa bandar udara seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, Bandara Husein Sastranegara dan bandara lainnya sempat dinyatakan closed atau ditutup akibat terdampak abu vulkanik.

"Kami atas nama maskapai penerbangan nasional menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya untuk semua stakeholder baik itu dari pemerintah, pengelola bandara, maskapai, AirNav, BMKG, PVMBG, ground handling dan lainnya yang telah bekerjasama selama terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja melalui keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Menurut Denon, kerjasama yang terjalin telah terlaksana dengan baik sehingga operasional penerbangan nasional tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Denon juga berterimakasih kepada para penumpang yang telah dengan sabar menunggu dan mengikuti aturan yang dilaksanakan para stakeholder penerbangan tersebut.

"INACA berharap koordinasi lintas stakeholder kedepannya dapat dilaksanakan dalam kerangka Airport Collaborative Decisions Making (ACDM) yang terstruktur dan integratif sehingga respon masing-masing pihak lebih efektif dan terukur sesuai tingkat risikonya dengan memprioritaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang," lanjut Denon.

Selanjutnya, menyikapi periode penanganan operasional penerbangan dan penanganan penumpang pasca bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, INACA meminta semua pihak untuk mengutamakan hal-hal berikut ini:

1. Tetap memprioritaskan keselamatan penerbangan

INACA terus memonitor perkembangan situasi secara intensif bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, dan stakeholder lainnya. INACA meminta setiap keputusan terkait pengoperasian penerbangan untuk pengangkutan penumpang terdampak bencana erupsi dan penumpang reguler, harus sepenuhnya mengacu pada aspek keselamatan penerbangan dan regulasi yang berlaku.

Maskapai harus menghindari area yang berpotensi masih terdampak abu vulkanik sesuai NOTAM dan rekomendasi dari otoritas terkait.

2. Penanganan Penumpang Terdampak

Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, INACA meminta maskapai untuk menyediakan opsi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

3. INACA meminta tiap-tiap maskapai menyediakan informasi terkini yang dapat diakses melalui call center 24 jam, website, dan media sosial resmi.

4. Komitmen Menjaga Konektivitas

Kami memahami bahwa gangguan ini berdampak pada mobilitas masyarakat, pariwisata, dan aktivitas bisnis. INACA bersama stakeholders bandara dan AirNav akan terus berupaya mencari solusi terbaik, termasuk pengoptimalan rute alternatif dan koordinasi slot, agar dampak terhadap jaringan penerbangan dapat diminimalkan.