Bendera Iran terlihat dalam ilustrasi ini, diambil pada 24 April 2024 (Foto: REUTERS)
JAKARTA - Pemerintah Iran pada Minggu (23/8) waktu setempat mengumumkan penemuan cadangan gas alam dengan kapasitas sebanyak 212 miliar meter kubik di Provinsi Fars, wilayah sebelah selatan.
Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan kepada stasiun televisi milik negara bahwa lebih dari 160 miliar meter kubik gas tersebut dapat diekstraksi dari ladang itu, seraya menambahkan bahwa otoritas setempat sedang mengambil langkah-langkah mendesak untuk memulai pengembangannya secepat mungkin.
Dia menggambarkan gas tersebut sebagai gas alam "manis", yang berarti mengandung sangat sedikit hidrogen sulfida, suatu karakteristik yang dapat membantu mengurangi biaya operasi dan pengembangan.
Pengumuman tersebut disampaikan ketika sektor energi Iran masih berjuang menghadapi dampak serangan AS-Israel terhadap infrastrukturnya yang berlangsung selama berbulan-bulan, serta sanksi ekonomi yang luas.
Paknejad mengatakan penemuan tersebut akan "menjadi landasan yang sangat kuat bagi masa depan energi negara ini." (Ant)